BREAKINGNEWS.CO.ID -Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya memusnahkan berbagai jenis narkotik hasil pengungkapan periode Desember 2018 hingga Februari 2019. Sebanyak 127 Kg sabu, 92.000 butir pil ekstasi dan 325 gram ganja dimusnahkan dengan cara dibakar ke dalam mesin incinerator di depan gedung Promoter Polda Metro Jaya, Senin (18/2/2019).

Pemusnahan barang bukti berbagai jenis narkotika yang telah inkrah atau memliki kekuatan hukum tetap ini berhasil dibongkar dari sindikat jaringan mafia narkoba internasional.

Satu dari sindikat yang dibongkar ini merupakan jaringan narkoba Malaysia - Palembang - Jakarta. Dari jaringan ini, berhasil diamankan dua pelaku penyalahgunaan narkotika yang diketahui bernama Yoyo Hartanto alias Oboy dan Nisin alias Babe yang telah bekerjasama dan kedapatan menyimpan 3 koper dan 3 tas berisi sabu seberat 70,73 Kg dan ekstasi 49.238 butir.

Kelompok ini kemudian mendaur ulang narkoba  berukuran besar yang rencananya akan diproduksi ulang menjadi lebih kecil di Apartemen Season City tower C lt 16 kamar FC pada Rabu (17/12/2018), sekitar jam 12.10 WIB lalu. Polisi berhasil membongkar jaringan ini berkat informasi masyarakat.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono yang memimpin acara pemusnahan disaksikan berbagai elemen masyarakat meminta agar narkoba menjadi perhatian kita bersama. 

Kapolda Metro Jaya bersiap melemparkan barang bukti narkoba ke alat pembakar.

Tampak hadir di acara pemusnahan diantaranya Direktur Reserse Narkoba, Kombes Pol Suwondo Nainggolan, AKBP Dony Alexander, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, Kanit IV Subdit II Kompol Rudy Herawan, Kanit II Subdit II Kompol Budi Cahyono, Waketum Granat Aktivis Anti Narkoba, Azhar Suryobroto, aktifis Laskar Merah Putih. 

"Ini hasil tangkapan sindikat jaringan internasional dari Malaysia, Pekanbaru lalu masuk ke Jakarta," ujar Kapolda kepada wartawan.

Gatot menyatakan, pihaknya tetap memberikan perhatian terhadap permasalahan narkoba. Pasalnya, keberadaan narkoba telah  merusak banyak generasi-generasi muda bangsa. "Saya juga baru saja berbincang dengan pak Wakil Kajati untuk terus mengejar dan memburu para penyalur dan penjual narkoba yang kerap meresahkan masyarakat kita," tegasnya.

Terhadap pemberantasan narkotika yang melibatkan jaringan internasional, Kapolda menyebut kepolisian telah melibatkan interpol dan instansi-instasi lainnya untuk bisa meringkus jaringan narkoba internasional.

Pada kesempatan itu, Ketua Forum Wartawan Polri (FWP) Naek Pangaribuan mendapat kesempatan melakukan pemusnahan narkoba untuk dilakukan tes menguji langsung keaslian narkoba yang akan dimusnahkan. Caranya dilakukan dengan cara mengambil narkoba yang terletak di meja dihadapannya untuk dites dibagian satuan tes lab yang tengah bersiap mengetesnya.