DENPASAR - Dalam mengamankan perayaan Tahun Baru Imlek 2569 atau 2018 Masehi, Keolisian Daerah (Polda) Bali tengah menyiagakan sebanyak 220 personelnya. "Pengamanan dilakukan mulai malam ini sampai esok hari," kata Direktur Pengamanan Obyek Vital (Pamobvit) Polda Bali, AKBP I Putu Tustha, Jumat (16/2/2018).

Ia juga mengatakan jika setiap kegiatan keagamaan dimana pun tetap memiliki potensi kerawanan. Untuk itu ia berharap keberadaan polisi bekerja sama dengan pihak keamanan rumah ibadah dan masyarakat membuat jemaat tenang melaksanakan ibadahnya.

Adapun jumlah personel yang ditempatkan di tiap-tiap vihara yang terdapat di Bali jumlahnya bervariasi. Ia mengatakan terdapat 10 hingga 15 orang personel yang ditempatkan dimasing-masing vihara. Selain itu, ia juga mengatakan jika pihaknya juga menyiagakan pasukan tambahan yang siap digeser jika ada kerawanan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Bali Anak Agung Gede Yuniartha Putra juga mengatakan jika jumlah wisatawan mancanegara (wisman) asal Cina yang merayakan Imlek di Bali terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2017 sebanyak 13 ribu wisman Cina berkunjung ke Pulau Dewata, sementara tahun ini 15 ribu wisman. "Kami optimistis kunjungan wisman Cina ke Pulau Dewata akan terus meningkat 2018 ini," katanya.

Dalam hal ini, pemerintah Provinsi Bali menargetkan sebanyak 6,5 juta wisman berkunjung ke Pulau Dewata tersebut tahun ini. Cina mendominasi kunjungan turis ke Bali sepanjang tahun lalu, mencapai 1,3 juta wisman dan diproyeksikan meningkat menjadi 1,5 juta wisman tahun ini. Obyek-obyek di Bali yang sangat disukai wisman Cina adalah pantai-pantai dan pasar seni. Wisata budaya menjadi favorit sebab Cina dan Bali memiliki kedekatan kultural satu sama lain.