BREAKINGNEWS.CO.ID – Para pemimpin negara-negara Pasifik mendapatkan tantangan dari Perdana Menteri (PM) Tonga, Samuela Akilisi Pohiva untuk berlomba dalam kompetisi menurunkan berat badan selama satu tahun, agar menjadi contoh bagi seluruh warganya.

Saat ini, warga Pasifik memiliki tingkat obesitas dan penyakit tidak menular (NCD) paling tinggi di dunia. Ajakan PM Pohiva untuk mengadakan kompetisi diet menurunkan berat badan menjadi salah satu cara untuk memerangi obesitas yang dialami sebagian besar warga Pasifik, dilontarkan menjelang pertemuan tahunan Forum Kepulauan Pasifik di Nauru pada September 2018 mendatang.

"Dalam tantangan ini, kita harus bersama-sama menurunkan berat badan, selama satu tahun dan pada pertemuan berikutnya, kita akan menimbang bobot badan dan melihat siapa yang turun paling banyak," kata Pohiva, mantan guru berusia 77 tahun, kepada koran The Samoa Observer, Kamis (16/8/2018). "Ajakan ini bukan semata-mata untuk melihat siapa yang paling banyak kehilangan berat badannya," kata Pohiva.

"Akan tetapi, dalam upaya menghilangkan berat badan, kami harus menjaga pola makan dan memiliki mental yang sehat," kata dia menambahkan. Menurut Data CIA, sepuluh negara yang memiliki tingkat obesitas tertinggi berada di kawasan Pasifik. Termasuk Nauru dimana 61 persen dari populasi dewasa menderita obesitas. Lalu Kepulauan Cook (56 persen), Palau (55 persen), Kepulauan Marshall (53 persen), Tuvalu (52 persen), Niue (50 persen), dan Tonga, Samoa, Kiribati dan Federasi Mikronesia (sekitar 46 persen).

Selandia Baru berada di peringkat 29 dengan 31 persen. Secara global, sebanyak 12 persen orang dewasa mengalami obesitas. Desakan Pohiva disampaikan agar para pemimpin di kawasan Pasifik menjadi contoh bagi warganya. Dia menuturkan bahwa usia harapan hidup di Tonga sudah mengalami penurunan dari 71 tahun berubah menjadi 68 tahun.

"Penyakit tak menular dan tingkat obesitas berkorelasi dengan kebiasaan makan dan gaya hidup kita. Ini adalah masalah yang rumit bagi masyarakat Pasifik," katanya. "Kami telah bertemu dan membicarakan masalah ini dengan para pemimpin pulau. Namun, inisiatif untuk mengatasi masalah belum berdampak. Kami telah mengusulkan masalah ini tetapi tampaknya upaya kami tidak berhasil."