SURABAYA, - Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Jawa Timur meminta maaf adanya insiden pemasangan bendera merah putih terbalik di halaman sekretariat DPD PKS Situbondo.

" Kami berterima kasih kepada masyarakat sekitar sekretariat PKS Situbondo yang telah mengingatkan, dan memohon maaf atas kelalaian tersebut, " ujar Ketua Umum DPW PKS Jawa timur Arif Hari Setiawan saat dikonfirmasi di Surabaya, Sabtu.

Pihaknya juga mengaku telah menegur pengurus PKS setempat karena menyangkut bendera negara dan memperoleh laporan serta pernyataan kalau hal itu murni kelalaian, bukan kesengajaan.

DPW PKS Jawa timur, kata dia, juga akan mengingatkan seluruh jajaran pengurus serta kadernya untuk menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan dengan khidmat dan cermat.

" Tiap tahun kami telah menyampaikan edaran pada seluruh jajaran pengurus untuk lakukan peringatan tujuh belasan di sekretariat-sekretariat partai bersama masyarakat, yang puncaknya dilakukan dengan upacara bendera pada 17 Agustus, " ucapnya.

Biasanya, lanjut dia, awal Agustus sekretariat-sekretariat PKS sudah mempersiapkan upacara, termasuk pembaruan bendera dan tiang yang akan digunakan.

Sebelumnya, pada Jumat (4/8), perangkat Desa Talkadang, Kecamatan Kota Situbondo, mendapat laporan adanya pemasangan bendera merah putih terbalik di sekretariat PKS setempat.

Foto-foto bendera terbalik (putih-merah) itu bahkan sudah menyebar dan menjadi viral di sejumlah sosial media.

Sementara itu, Ketua Umum DPD PKS Situbondo Imam Ansori menyatakan permintaan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia dan menegaskan tidak ada unsur kesengajaan.

" Bendera Merah Putih dipasang pada Kamis (3/8) malam oleh penjaga kantor. Kami menanyakan kepada yang bersangkutan katanya tidak sengaja, " katanya.