Pemerintah Kota Bogor kembali menertibkan pedagang kaki lima (PKL) serta parkir liar di lokasi Pasar Anyar, Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/7/2017).

Beberapa lapak PKL serta motor yang parkir asal-asalan segera ditertibkan petugas Unit Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor.

Penertiban kesempatan ini adalah tindak lanjut atas penertiban terlebih dulu yang mengarah pada PKL yang berjualan sampai ke tubuh jalan serta parkir liar.

Kepala Unit Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor, Herry Karnadi menyebutkan, penertiban dikerjakan supaya lokasi Pasar Anyar tak akan semerawut serta macet karena tingkah PKL yang bandel serta parkir liar yang dilewatkan.

Diluar itu, langkah ini sebagai bentuk prinsip dalam mengawasi Pasar Anyar supaya tetaplah melindungi ketertiban serta kenyamanan baik untuk pedagang ataupun konsumen.

" Ini bukanlah hanya kita menghambat usaha mereka (pedagang) untuk berjualan. Namun otomatis, pedagang serta konsumen nanti juga nyaman. Tidak semerawut, kacau, serta sumpek, " ungkap Herry selesai lakukan penertiban.

Herry memberikan, untuk menghindar beberapa PKL kembali berjualan sampai ke tubuh jalan serta parkir liar, pihaknya memberi pembatas, hingga beberapa pedagang ataupun yang akan memarkirkan kendaraannya tidak melalui batas yang sudah ditetapkan.

" Kita mengatur areanya untuk berjualan. Ada batas hingga mana jualannya termasuk juga parkir agar tidak mengganggu kenyamanan. Kita garisi. Bila ada yang tidak mematuhi, kita berikan aksi, " tuturnya.

Dalam penertiban itu, sejumlah 250 personel paduan dari deretan Satpol PP, Dishub, Kodim, serta Polresta Bogor Kota ikut dilibatkan.

Sebagian anggota Satpol PP juga tampak membongkar beberapa lapak pedagang yang ditertibkan.

Tag