PALEMBANG - Baru dilantik, pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Pagaralam, Amsin Djauhari dikabarkan meninggal dunia. Ia dikabakan meninggal dunia dihari pertama kerja usai dilantik oleh Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin dua hari yang lalu. "Saya baru dapat kabar kalau Pjs Wali Kota Pagaralam meninggal dunia, dia baru dilantik dua hari lalu karena di sana juga ikut pilkada. Saya belum tahu pasti meninggal karena apa dan saya mau ke sana dulu mengurus jenazahnya," kata Alex Noerdin, Jumat (16/2/2018).

Menurutnya, untuk memperlancar jalannya roda pemerintahan di Kota Pagaralam, saat ini dirinya akan mengambil alih. Termasuk dalam pengambilan keputusan dan kebijakan sebelum ditunjuk Pjs yang baru. "Sementara ini untuk Pjs saya yang ambil alih dulu, tapi dalam kegiatan sehari-hari nanti Sekda menjalankan. Sedangkan untuk kebijakan dan keputusan tetap ada sama saya sebelum ada penunjukan Pjs baru," sambungnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara mengatakan Kota Pagaralam merupakan salah satu penyelenggara pilkada dengan tingkat rawan konflik. Sehingga Kota Pagaralam menjadi atensi khusus polisi karena akan diikuti oleh 6 pasangan calon pilkada. "Kota Pagaralam memang jadi perhatian khusus kita kepolisian dan TNI dalam pengamanan. Mengingat disana ada 6 pasangan calon dan itu sudah di petakan Polri masuk salah satu daerah rawan terjadinya konflik kepentingan," ungkapnya.

Meninggalnya Asmin di hari pertama menjalankan tugas sebagai Pjs ini pun langsung mengejutkan masyarakat. Bahkan kabar duka ini sempat diumumkan saat ustadz Arifin Ilham sedang berceramah di acara zikir akbar dan dihadiri seluruh pasangan calon peserta Pilkada Serentak di Sumsel.