BREAKINGNEWS.CO.ID - Tim bulutangkis Indonesia akan menjalani laga penting pada kejuaraan Piala Sudirman 2019 di Nanning, Cina, yang akan berlangsung mulai Minggu (19/5/2019) hingga 26 Mei mendatang.

Pada fase grup, Indonesia akan menghadapi Inggris dan Denmark. Tim yang dipimpin oleh Susy Susanti, ini sudah tiba di Negeri Tirai Bambu tersebut sejak Rabu (15/5).

Seluruh doa tercurah dari masyarakat Indonesia, termasuk Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, yang sangat berharap Timnas Bulutangkis Indonesia bisa meraih juara Piala Sudriman 2019.

“Sekarang tinggal bagaimana Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mempersiapkan timnya dengan baik agar Piala Sudriman itu pulang kembali ke tanah air,” kata Menpora.

Sepanjang sejarahnya, Merah-Putih baru sekali mengangkat trofi lambang supremasi beregu campuran tersebut. Itu terjadi pada edisi pertama yang berlangsung 24 hingga 29 Mei 1989.

“Semoga saja, tahun ini Piala Sudirman bisa kembali ke Tanah Air. Itu yang kita harapkan sejak lama,” kata Imam saat ditemui usai buka puasa di kediamannya.

“Kami berharap, mereka mampu berjuang. Demi Indonesia. 30 tahun sudah Piala Sudirman jalan-jalan di luar negeri. Kita, berharap tahun ini turnamen yang namanya menggunakan jasa pahlawan bulu tangkis Indonesia (Dick Sudirman) kembali ke Tanah Air.”

Pernyataan dari pria asal Bangkalan, Jawa Timur ini beralasan. Pasalnya, sejak juara pada tiga dekade silam, Indonesia belum mampu lagi mengulangi.

Pencapaian terbaik mentok sebagai runner-up hingga enam kali pada 1991, 1993, 1995, 2001, 2005, dan 2007. Imam optimistis, dengan skuat saat ini, Piala Sudirman bisa kembali ke Tanah Air.

“Dari pemerintah, melalui Kemenpora, pasti bakal menyediakan apresiasi jika ada atlet yang berprestasi. Termasuk, di bulu tangkis dengan juara Piala Sudirman, Olimpiade, Piala Thomas, Piala Uber, dan All England. Kami akan jemput langsung,” Imam, menegaskan.

“Tidak ada iming-iming. Harus dapat bonus sekian (jika juara). Yang pasti, kami sudah siapkan. Tinggal, bagaimana skuat Indonesia bisa meraih yang terbaik di Cina. Setelah tiga dekade, saatnya Piala Sudirman 2019 kembali!”.