BREAKINGNEWS.CO.ID - Tahun 2018 ini bisa dibilang perfilman tanah air mengalami peningkatan dalam produksi film. Beragam genre disajikan rumah produksi untuk menarik pecinta film pastinya. Namun sayang dari sekian banyak film yang tayang di tahun 2018 ini bisa dikatakan yang bercerita atau film khusus anak-anak sangatlah minim. Tercatat hanya 2-3 film anak saja yang tayang.

Film yang merupakan ide dari Abimana Aryasatya (produser) dengan sahabatnya yang juga sutradara film 'Petualangan Menangkap Petir', Kuntz Agus karena rasa kekhawatiran akan kurangnya film bertema anak. Pemilihan Boyolali sebagai lokasi shooting karena ini merupakan tempat tinggal keduanya sejak kecil.

Film yang ditulis oleh Eddie Cahyono dan Jujur Prananto ini menghadirkan sederet bintang cilik seperti Bima Azriel (Sterling), Zara Leola (Neta), Fatih Unru (Gianto) serta anak-anak asli dari Boyolali. Untuk aktor dan aktris senior mempercayakan beberapa nama besar seperti, Slamet Rahardjo (Eyang), Darius Sinathrya (Mahesa), Putri Ayudya (Beth), Arie Keriting (Om Kriwil), Jidate Ahmad (Wawan), Danang Parikesit (Kuncoro) dan tidak ketinggalan Abimana Aryasatya juga mengambil peran sebagai Om Arifin.

Sepanjang film produksi Fourcolour Films ini memberikan suguhan cerita yang syarat akan nilai kehidupan bagi penonton. Bahkan penonton bisa terbawa kedalam cerita karena akting para pemain yang bisa dikatakan sangat epik dan tidak monoton. Sentuhan komedi menjadi poin plus lainnya. Tak hanya itu keindahan Bukit Gancik Selo Boyolali, Lembah Madu serta Gunung Merbabu yang menjadi latar film Petualangan Penangkap Petir menjadi suguhan luar biasa bagi penonton.

Sedikit mengutip pernyataan Slamet Rahardjo yang berperan sebagai Eyang dalam press conference hari ini, Jum'at (24/8/2018). Nilai plus film ini, dimana menjadikan kehidupan dan daerah pedesaan sebagai subjek utama bukan sebagai objek dalam sebuah film.

Film 'Petualangan Menangkap Petir' ini mengisahkan Sterling seorang bocah yang tumbuh besar di Hong Kong dalam kehidupan milenial dengan perkembangan teknologi dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana komunikasi dan mencari teman.

Namun hal tersebut pada awalnya berjalan lancar seperti keinginan orang tuanya, terlebih ibunya. Namun melihat anaknya yang menjadi asosial, membuat sang ayah, Mahesa yang diperankan Darius Sinathrya mulai merasa khawatir dan memutuskan membawa pulang Sterling ke Indonesia untuk tinggal bersama Eyang (Slamet Rahardjo) di sebuah desa di Boyolali.

Kehidupan yang bersahaja dan tidak tersentuh dengan kemodernan zaman membuat Sterling perlahan berubah menjadi anak yang lebih bisa berkomunikasi serta ceria dan juga merasa memiliki teman yang sesungguhnya.

Setelah Sterling mulai akrab dengan anak sebayanya di kampung Boyolali, dirinya mulai mewujudkan mimpinya bersama mereka untuk membuat sebuah film. Film yang Sterling cs buat terinspirasi dari sosok sang Legenda Menangkap Petir - Ki Ageng Selo, yang juga legenda dari kerajaan Mataram kuno.

Film ini akan tayang serentak di bioskop tanah air mulai 30 Agustus 2018. Film 'Petualangan Menangkap Petir' merupakan film rekomendasi untuk keluarga. Banyak yang bisa dilihat dan diambil nilainya dari film ini.