JAKARTA-Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meminta para mahasiswa penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan) tidak lupa kembali ke Tanah Air setelah menyelesaikan studi S2 maupun S3. Mahasiswa, kata dia, harus di lini terdepan dalam membangun Indonesia agar makin berdaya saing diantara negara lain di dunia. 

"Pokoknya jangan lupa pulang dan membangun Indonesia. Saya berharap daya saing Indonesia semakin meningkat dan mampu berkompetisi setara dengan negara maju di dunia," ujar Khofifah saat menerima 121 mahasiswa LPDP Angkatan 110 di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Kamis (12/10/2017).

Menurut Khofifah, bukan tidak mungkin tawaran pekerjaan akan berdatangan saat studi di luar negeri jika memiliki prestasi akademik terbaik. Namun, Ia berharap para mahasiswa lebih mengedepankan kepentingan Indonesia.

Oleh karena itu, Ia meminta agar mahasiswa fokus belajar dengan baik, menciptakan ide, gagasan, dan inovasi di berbagai bidang sehingga mampu membawa bangsa Indonesia bersaing di kancah global.

Khofifah juga mengingatkan para penerima beasiswa akan statusnya sebagai duta bangsa sehingga memiliki konsekuensi berat. Mahasiswa, kata Khofifah, harus menjaga betul nama baik Indonesia di kancah Internasional.

"Jangan sampai ucapan, sikap, dan perilaku kita mencoreng nama Indonesia. Tolong dijaga itu," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah bersama para mahasiwa melakukan tabur bunga di sejumlah makam para pahlawan. Sebelumnya mahasiswa diajak berkeliling tembok abadi yang berisi nama-nama pahlawan dan veteran yang dimakamkan di TMPNU Kalibata.

Kegiatan tersebut sengaja dilakukan untuk meningkatkan cinta tanah air para mahasiswa yang akan melanjutkan sekolah ke luar negeri itu.

"Saya ingin membangun memori kuat di benak mereka. Mengingatkan kembali bahwa kemerdekaan yang kita nikmati sekarang adalah buah perjuangan dan pengorbanan para pahlawan bangsa," tuturnya.