BREAKINGNEWS.CO.ID – Pertemuan bersejarah antara Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in dan pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong-un yang ketiga kalinya membuahkan hasil yang positif, salah satunya adalah komitmen Korut untuk melakukan denuklirisasi penuh.

Untuk mewujudkan denuklirisasi penuh, tampaknya Korsel harus bekerja ekstra keras, terutama untuk membantu menjaga hubungan Korut dan Amerika Serikat (AS) yang sudah mulai mencair. Duta Besar Korsel untuk Indonesia, Kim Chang-beom menuturkan, Moon akan melakukan pertemuan dengan Presiden AS, Donald Trump di sela-sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (MU PBB) di New York, pekan depan.

"Presiden Moon akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Trump serta akan membicarakan komitmen apa saja yang akan harus dilakukan ke depannya untuk denuklirisasi Korut," kata Dubes Kim di Jakarta, Jumat (21/9/2018). "Proses ini tidak mudah. Kami harus melakukannya bertahap dan tentu kami membutuhkan komitmen dari AS juga PBB," lanjut dia.

Tidak hanya itu, kedua kepala negara ini juga akan membicarakan permintaan Kim yang ingin bertemu dengan Trump lagi, secepat mungkin. Dalam Sidang Majelis Umum PBB mendatang, Moon akan menyampaikan apa saja hasil yang sudah dirinya capai ketika bertemu dengan Kim di Pyongyang. "Presiden Moon juga mengundang Kim untuk segera berkunjung ke Seoul secepat mungkin," ungkap Dubes Kim.

Adapun beberapa hal penting disepakati oleh Kim serta Presiden Moon Jae-in yaitu:

1. Kedua pemimpin sepakat untuk menjadikan Semenanjung Korea menjadi 'Wilayah damai tanpa senjata nuklir serta ancaman nuklir.'

2. Korea Utara sepakat untuk 'secara permanen' membongkar fasilitas rudal utama di hadapan pengamat asing.

3. Korea Utara sepakat untuk membongkar kompleks nuklir Nyongbyon utamanya apabila AS mengambil tindakan yang korespondensi yang belum juga ditentukan hingga saat ini.

4. Kim Jong-un pun menuturkan dia ingin berkunjung ke Seoul 'dalam waktu dekat'. Apabila terjadi, ini bisa menjadi kunjungan pertama oleh seorang pemimpin Korea Utara ke ibu kota Korea Selatan.

5. Kedua pihak juga sepakat untuk menjadi tuan rumah bagi Olimpiade Musim Panas 2032 mendatang.