BREAKINGNEWS.CO.ID - Salah satu ajang kontes kecantikan terbesar di dunia, Miss Grand Internasional yang berbasis di Bangkok Thailand, tahun ini kembali digelar. Ajang  ini pertama kali digelar pada tahun 2013. Pada penyelenggaraannya yang ketiga tahun 2016, wakil Indonesia tampil sebagai pemegang mahkota Miss Grand International. Hal itu yang memotivasi Yayasan Dharma Ganitra Indonesia untuk menggelar kontes kecantikan secara nasional. Kontes Miss Grand Indonesia, ini merupakan penyelenggaraan pertama kalinya di Indonesia.

Ajang ini akan menampilkan kecantikan wanita-wanita muda berkualitas di Indonesia. Sebagai langkah awal, Miss Grand Indonesia 2018 menggelar press conference di Hotel Sari Pasific, Jakarta pada Jumat (6/7/2018). Hotel ini sekaligus sebagai tempat untuk mengkarantina para finalis Miss Grand Indonesia 2018 yang akan digelar pada 9 - 21 Juli 2018. Sebanyak 34 finalis masing-masing mewakili provinsinya akan melakukan berbagai kegiatan.

Pada tahun ini, Miss Grand Indonesia 2018 mengusung tema “Beauty in Diversity” dengan didukung Kementrian Pariwisata dan Kementrian Sosial Republik Indonesia. Menariknya, 34 kontestan dari 34 provinsi yang terpilih, selain memperebutkan gelar sebagai Miss Grand Indonesia 2018, juga memperebutkan sebuah mahkota bertahtakan berlian penuh yang partama kalinya di lndonesia. Mahkota persembahan Passion Jewelry ini ditafsir bernilai tiga miliar rupiah.

Mahkota yang dikatakan sebagai mahkota termahal di dunia ini memiliki komposisi yang luar biasa. Di antaranya terdapat 7640 butir berlian dan ruby, dengan total carat mencapai 71 carat. Hal ini sempat dijelaskan oleh Airin Tanu selaku perwakilan dari Passion Jewelry mengenai detail dari mahkota yang akan disematkan kepada pemenang Miss Grand Indonesia nantinya. Mahkota ini didesain khusus oleh seorang designer aksesoris kelas dunia yang sudah 22 tahun berkarya dan berasal dari Indonesia, Rinaldy Yunardi. Karyanya desainer ini sudah dikenakan para bintang Hollywood seperti Madonna.

"Pada saat pembuatan mahkota ini memang sesuai jadwal berhubung terpotong liburan Idul Fitri.  Alhamdulilah waktunya cukup dan kita sudah siap, memang mahkota ini saya percayakan kepada seorang designer Rinaldy Yunardi. Saya bilang ke beliau tolong bikin mahkota yang minim full dan memiliki makna sangat dalam, menghitung secara teknik, memang Charming, jadi memang membutuhkan waktu kurang lebih lima bulan dari proses design hingga finishing, sekarang prosesnya sudah 98 persen dengan berat kurang lebih 700 gram, dan butiran 7640 berlian, total caratnya 700 carat, dengan estimasi awal kami ini memang meleset," ujar Airin.

Environmental Sustainability dari Menpar Arief Yahya

Sebelumnya,Wanita-wanita cantik ini diajak peduli dengan Environmental Sustainability oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya. Mantapnya pemaparan Menpar Arief Yahya, membuat takjub para Finalis Miss Earth Miss Earth Indonesia 2018. Arief Yahya menjelaskan jika isu lingkungan hidup menjadi perhatian utama pariwisata, sebagaimana juga menjadi isu pariwisata dunia.

“Daya saing pariwisata Indonesia untuk pilar environment sustainability  pada Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) World Economic Forum (WEF) masih rendah. Indonesia berada di ranking 131 dari 134 negara. Untuk ini kita harus berusaha keras membaiki pilar ini agar target index daya saing  pariwisata Indonesia berada di ranking 40 dunia, dari posisi sekarang ranking 42, pada tahun depan tercapai,” kata Menpar Arief Yahya.

Rinaldy Bebas Berkarya

Rinaldy Yunardi desainer yang merancang mahkota tersebut mengatakan bahwa dirinya diberikan kebebasan dalam mendesain bentuk tanpa mengurangi unsur Indonesia di dalamnya. “Memang selama ini saya design untuk internasional. Kali ini saya dipercayai untuk design mahkota Miss Grand Indonesia. Mendengar kata Miss Grand, buat saya grand adalah super di atas segalanya. Saya bikin mahkota ini menjadi yang terbaik, dan tentunya saya berusaha pelajari budaya Indonesia, pelajari era perkembangan design di Indonesia maupun internasional. Inilah karya di mana saya bilang ke Airin, saya mendesignnya jangan dikasih batas. Saya ingin sesuatu yang di luar batas dan disetujui kak Airin untuk Miss Grand Indonesia. Mahkota ini di tengahnya ada bentuk hati, karena dengan cinta kita bisa melakukan segalanya,” ujar Rinaldi.

Sedangkan Ivan Gunawan yang ditunjuk sebagai penasehat acara ingin menjelaskan tentang perkembangan dan tahapan persiapan untuk penyelenggaraan ajang kontes kecantikan Miss Grand Indonesia. "Banyak sekali highlight yang harus diketahui, walaupun ini merupakan ajang kontes pertama kali di Indonesia. Lisensi kali ini dipegang oleh Digna Faradiba sebagai Direktur. Kita akan memperkenalkan sesuatu yang baru yang belum pernah dibuat oleh beauty fashion di dunia. Saya di sini ditunjuk menjadi penasihat. Untuk ajang beauty contest atau ratu kecantikan banyak hal-hal yang harus dipersiapkan, agar nanti bisa berlaga di dunia internasional,” ujar Ivan Gunawan selaku Advisor Miss Grand Indonesia 2018.

Digna Faradigba, perwakilan dari Yayasan Dharma Gantari menjelaskan di balik persiapan Miss Grand Indonesia 2018, ia sangat terbantu dengan adanya desainer kondang tanah air, Ivan Gunawan yang memberikan banyak masukan. "Selama persiapan Miss Grand Indonesia ini, kami mempercayakan kepada sosok artis, designer, multi talenta yang luar biasa, Ivan Gunawan. Beliau yang banyak sekali mengarahkan bagaimana Miss Grand Indonesia harus dipersiapkan, dan juga salah satu sponsor yang nantinya akan mempersembehkan sebuah mahkota yang sangat spektakuler, Airin Tanu selaku owner Passion Jewelry, dan juga mahkota yang didesign oleh tangan hebat Rinaldy A. Yunardi,” ujar Digna Faradigba.

 

Finalis Miss Grand Indonesia juga berkesempatan memakai koleksi terbaik beberapa desainer muda papan atas Indonesia antara lain Hengki Kawilarang di babak opening dance dan Ivan Gunawan di babak Final Top 5. Pemenang Miss Grand Indonesia 2018 juga akan mendapatkan hadiah utama satu unit apartemen. Malam Grand Final Miss Grand Indonesia 2018 disiarkan eksklusif di SCTV pada Sabtu, 21 Juli 2018 pukul 18.30 WIB.