BREAKINGNEWS.CO.ID - Persipura akhirnya menunjuk Oswaldo Lessa Filho sebagai pelatih mereka pada putaran kedua Liga 1 2018. Juru taktik asal Brasil itu bukanlah nama asing bagi Mutiara Hitam. Lessa, begitu sapaan akrabnya, sempat menjadi pelatih fisik Persipura pada kurun waktu 2009-2015. Pada periode 2015-2016, ia pun ditunjuk jadi pelatih kepala Persipura untuk menggantikan Jacksen F. Tiago.

Dalam perjalanannya karirnya, pelatih berusia 51 tahun itu sempat menjadi asisten pelatih Madura United pada 2016-2017, hingga akhirnya dia ditunjuk melatih Sriwijaya FC pada Liga 1 2017. Sayang, prestasi SFC yang saat itu tak dinilai tak memuaskan membuatnya didepak oleh manajemen SFC. bukan hanya Lessa, Persipura juga mendatangkan kembali pelatih fisik asal Brasil, Lydio Souza.

Souza sebelumnya juga pernah jadi bagian tim pelatih Persipura pada 2017 namun memilih hengkang setelah dikabarkan berseteru dengan pelatih kepala Persipura saat itu Liestiadi. "Selamat datang Coach Persipura Oswaldo Lessa dan Pelatih Fisik Lydio Souza dalam latihan sore ini di Stadion Mandala," tulis Persipura dalam akun Instagram resminya.

Lepas Peter Butler

Di Persipura, Lessa mengantikan posisi pelatih sebelumnya Peter Butler. Butler, didepak dari jabatannya karena dianggap tak mampu membawa Boaz Salossa dan kawan-kawan tampil bagus dalam lima pertandingan terakhirnya. Mereka dikalahkan Persija Jakarta dan Bali United, serta ditahan Persebaya Surabaya dan PSM Makassar. Alhasil, posisi Persipura yang sempat menduduki posisi puncak klasemen harus melorot. Klub asal Papua tersebut kini menduduki tempat kelima dengan mengumpulkan 19 poin dari 13 laga.

Pelatih 51 tahun itu mengatakan perpisahan dengan Persipura dilakukan secara baik-baik. Dia berterima kasih kepada masyarakat Jayapura yang selama ini memberi dukungan. "Saya ingin sampaikan terima kasih atas dukungan dari masyarakat Jayapura. Mereka benar-benar memberi dukungan kepada saya selama di sana," ujar Butler.

Tugas Butler dalam menangani Persipura tidaklah mudah pada awalnya. Kesulitan finansial sempat membuat masa persiapan mereka menatap kompetisi jadi tidak jelas. Namun, dengan segala upaya, akhirnya Butler memberi bukti. Dia banyak mengorbitkan pemain muda asli Papua, seperti Gunansar Mandowen dan Todd Rivaldo. "Saya berharap kerja keras yang saya berikan kepada Persipura dapat diingat orang-orang. Kami mempromosikan banyak pemain muda setelah kehilangan 14 pemain musim lalu," tuturnya.