BREAKINGNEWS.CO.ID - Persija Jakarta akan menjamu PSIS Semarang pada laga lanjutan Liga 1 2018. Pertandingan pekan ke-22 itu bakal digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Selasa (18/9/2018). Pemain sayap Persija Jakarta, Riko Simanjuntak menegaskan timnya tak boleh memandang lawan sebelah mata. Meskipun, PSIS Semarang saa ini berkubang di zona degradasi. Persija saat ini berada di peringkat di peringkat kelima dengan poin 33. Sementara PSIS ada di posisi 17 dengan poin 23.

Menurut Riko, PSIS semenjak ditangani Jafri Sastra yang menggantikan Vincenzo Alberto Annese mengalami perubahan yang signifikan. Terbukti pada laga terakhir, Haubdi Abdillah dan kawan-kawan sukses mempecundangi tuan rumah PSMS Medan 3-2. “Pastinya mereka ada perubahan juga di putaran kedua kali ini. Mereka mempunyai semangat juga habis menang dipertandingan terakhir kontra Medan tentunya itu menjadi perhatian,” kata Riko.

Sementara itu, eks Semen Padang itu siap bekerja keras untuk bisa membawa Macan Kemayoran meraih poin penuh meski saat ini timnya tidak bisa kembali bermain di Jakarta. Persija tidak bisa menggunakan stadion Patriot Chandrabhaga karena sedang ada perbaikan rumput sementara Stadion Utama Gelora Bung Karno, akan dipersiapkan untuk ajang Asian Para Games 2018. “Bukan masalah juga yang penting kita harus bisa raih poin penuh di laga kandang besok. Kita harus fokus perbaiki kekurangan untuk bisa menampilkan permainan terbaik,”ucapnya.

Tanpa Dua Pilar

Sementara itu, Persija melawan PSIS kehilangan dua pemain pilarnya yakni Rezaldi Hehanusa dan Sandi Sute. Kedua pemain tersebut harus absen lantaran akumulasi kartu kuning. Kehilangan Rezaldi Hehanusa dan Sandi Sute memang mengurangi kekuatan Macan Kemayoran.

Hal ini diakui Pelatih Persija, Stefano Cugurra Teco, mengakui ini sebuah kerugian mengingat kedua pemain ini adalah pemain inti. Namun Teco yakin tak akan banyak mempengaruhi permainan anak asuhnya meski keduanya absen. "Ya sangat merugikan kehilangan kedua pemain, itu karena mereka pemain inti dan bisa bantu banyak tim. Tapi sekarang keduanya punya akumulasi kartu tidak bisa bantu harus ada yang bisa menggantikan perannya," kata Teco