BREAKINGNEWS.CO.ID - Persib Bandung menerima hukuman berlapis dari Komisi disiplin (Komdis) PSSI akibat insiden pekan ke-23 Liga 1 2018. Mereka harus menjalani laga usiran hingga akhir musim. Pada peka ke-24 ini, Persib yang seharusnya menjamu Madura United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, harus pindah ke Stadion Mandala, Jayapura. Menanggapi hal itu, pelatih Persib Bandung, Mario Gomez mengatakan, saat ini pihaknya tetap pede dan kondisi semua pemain dalam keadaan fit serta siap tampil.

"Iya karena kami harus tetap santai karena hal lain (sanski) itu bukan keputusan kami. Bukan urusan kami menghadapi masalah itu, karena itu urusan manajemen. Kalau tim ingin memerangi itu, tak akan berpengaruh apapun. Itu urusan manajemen, bukan urusan saya dan tugas kami adalah bagaimana kami bisa meraih kemenangan dan mempertahankan posisi terbatas, "kata Mario Gomez, Kamis (4/10/2018).

Pelatih asal Argentina tersebut mengaku optimistis bisa mempertahankan Tren positif yang saat ini sedang diraih skuad Maung Bandung. Meski sedang dihadapkan pada situasi yang cukup sulit, Persib tetap akan tampil. maksimal di setiap pertandingannya.

"Tentu, target kami adalah menang melawan Madura. Banyak orang membicarakan hal lain, tapi kami di tim hanya bisa berusaha untuk meraih target dan target terdekat adalah menang melawan Madura,"ungkapnya.

Dia menambahkan jajaran pelatih telah menyusun strategi untuk pertandingan nanti, termasuk skema dan komposisi pemain yang pas, mengingat beberapa pemain pilar harus absen di laga nanti.
Gomez bahkan telah memanggil Indra Mustafa dan Wildan untuk kembali bergabung setelah sebelumnya kedua pemain tersebut absen karena mengikuti pemusatan latihan Timnas U-19.

Disinggung mengenai kualitas Stadion Mandala, Gomez mengaku Stadion yang menjadi markas Persipura Jayapura tersebut memiliki lapangan yang bagus dan juga kapasitas stadion yang besar. "Saya rasa bagus, kapasitasnya besar dan lapangannya juga bagus jadi tidak masalah. Tapi alasan utama kami pergi kesana adalah kami tidak mau harus pergi dari stadion satu ke stadion lain (kalau pilih kandang di Kalimantan) Jadi kami hanya satu kali melakukan perjalanan," tutur Gomez.