BREAKINGNEWS.CO.ID - Persela Lamongan harus kehilangan pemain muda berbakatnya, Saddil Ramdani pada musim 2019 mendatang. Pemain Jebolan Timnas Indonesia U-19 itu memilih melanjutkan kariernya di Malaysia dengan memperkuat Pahang FA. Manajer Persela Lamongan, Edy Yunan Achmadi, mengatakan, sebenarnya ingin mempertahankan Saddil dan sudah membicarakan perpanjangan kontrak dengan yang bersangkutan. Tetapi demi masa depan sang pemain, Persela rela melepasnya. "Dia ingin mengembangkan bakat dan kemampuannya. Saddil ingin menimba ilmu sebanyak-banyaknya. Kami merelakannya," kata Yunan, Jumat (4/1/2019).

Yunan mengungkapkan, peluang untuk berkarir di luar negeri memang tidak akan datang setiap saat dan tidak semua pemain bisa memiliki kesempatan tersebut. Sehingga tidak ada alasan bagi Persela untuk tidak mendukungnya. Lebih lanjut, Yunan menegaskan bahwa Persela tetap membuka pintu seluas-luasnya bagi Saddil untuk kembali berseragam Biru Langit ketika kembali ke Indonesia.Apalagi bintang Timnas U-19 Indonesia tersebut memang punya niatan untuk kembali memperkuat Persela suatu saat nanti. "Saddil sudah pamit kepada manajemen untuk bermain di luar negeri. Saddil berharap ingin bermain lagi di Persela, ketika nanti pulang ke Indonesia," tegasnya.

Sebelumnya, Saddil sendiri sudah mengucapkan kalimat perpisahan pada para fans Persela lewat akun Instagram pribadinya. Namun pemain yang dijuluki Si Tendangan Pecel Lele itu tidak menyebut klub mana yang dituju. Pemain berusia 20 tahun itu sudah tiga musim menjalin kebersamaan dengan Laskar Joko Tingkir. Akan tetapi, di musim lalu, Saddil lebih banyak absen lantaran harus membela Timnas Indonesia di tiga kelompok umur yakni, Timnas U-19, U-23 hingga senior.

"Selama 2 tahun 4 bulan saya berada di keluarga yang luar biasa. Saya ingin mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada semuanya atas apa yang telah diberikan selama kesempatan saya untuk lebih berkembang dan bisa menjadi pemain profesional di klub tercinta Persela," tulis Saddil.

"Tanpa masyarakat Lamongan, klub, manajemen, dan teman-teman semua, saya bukan apa-apa. Saya pamit. Dimana pun kalian berada kita saling support, mendoakan, dan semoga kita semua sehat sukses dan lebih berprestasi lagi," ujar Saddil.