BREAKINGNEWS.CO.ID – Tim basket putra Perbanas mempertahankan peluang merebut satu tiket babak semifinal LIMA Basketball Final  Nationals Seasons 7 usai menundukkan Universitas Brawijaya (UB) Malang dengan skor telak 103-51, Jumat (9/8/2019).

Kemenangan dengan skor besar pada laga terakhir pul D  itu menjadi harapan terbaik  Perbanas untuk bias maju ke babak empat besar, minimal dengan status runner up. Pasalnya, dari tiga pertandingan yang sudah mereka lakoni,  satu diantaranya berakhir dengan kekalahan. Sebaliknya, bagi UB, kekalahan ini praktis mengubur impian mereka untuk bersaing dalam perebutan tiket semifinal, karena praktis dari tiga pertandingan yang mereka lakoni, tak  satupun yang menbuahkan kemenangan.

Karena sadar harus menang dengan poin besar, maka sejak awal kuarter pertama, Perbanas langsung mengambil inisiatif mengendalikan permainan. Hasilnya, kuarter pembuka mereka tutup dengan angka 23-16.  Kemudian, dominasi itu berlanjut pada kuarter dua dengan keunggulan  49-28, saat memasuki waktu istirahat.

Di paruh kedua laga, UB, yang tampil lepas, beberapa kali bisa menembus pertahanan Perbanas. Akan tetapi, Perbanas, terutama dengan keunggulan postur, mampu melebarkan jarak keunggulan mereka. Peringkat ketiga LIMA Basketball: Air Mineral Prima-A Greater Jakarta Conference 2019 ini memimpin 77-43 di akhir kuarter ketiga. Laga berakhir di kedudukan 103-51.

Dalam kemenangan besar ini, lima student-athlete Perbanas mencetak dua digit poin. Argus Sanyudy menjadi yang tersubur dengan 25  poin. Dari UB, Joseph Franz Nadeak menjadi pencetak skor terbanyak bagi timnya dengan koleksi 10 poin.

Rebound, memanfaatkan keunggulan postur, menjadi faktor penting angka penuh Perbanas ini. Mereka mengukir 64 rebound, sementara UB hanya 36 rebound. Dua student-athlete Perbanas, Argus dan Rizky Teguh Pristianto, sama-sama menghasilkan Sembilan rebound, tertinggi di duel ini. Andalan Perbanas lainnya, Muhammad Arief Febri Setiawan, menghasilkan assist terbanyak dengan delapan assist.

Hasil ini menaikkan Perbanas ke posisi kedua di bawah Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) Bandung. Perbanas pun menanti hasil pertandingan terakhir di Pul Depan antara ITHB dan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga pada Sabtu (10/8). ITHB akan memuncaki klasemen akhir Pul Depan bila memenangi laga tersebut.

Jika ITHB bisa menang, Perbanas akan menjadi runner-up Pul Depan, dan masih harus menanti hasil-hasil dari pul lain untuk posisi runner-up terbaik yang berhak ke semifinal. Bila UKSW yang menang, tiga tim (Perbanas, ITHB, dan UKSW) akan sama-sama mengumpulkan lima angka kemenangan, sehingga harus menanti perhitungan catatan pertemuan di antara mereka.

Bila tetap menempati peringkat kedua Pul Depan, Perbanas akan sangat terbantu keunggulan telak dari pertandingan ini. Dari laga ini, Perbanas telah menghasilkan selisih sebesar 56 poin. Peluang mereka menjadi runner-up terbaik sangat besar.

“Kami tinggal menunggu hasilnya. Para pemain sudah melakukan yang terbaik di pertandingan terakhir ini. Kalau lolos semifinal, kami akan berjuang dengan keras, minimal bisa mempertahankan peringkat ketiga seperti tahun lalu. Kalau bisa justru kami ingin menjadi juara LIMA Basketball Nationals. Namun, jika kami belum bisa lolos, kami akan kembali tahun depan dengan wajah baru,” ujar Zul Fahrizal selaku asisten pelatih Perbanas,

Pelatih UB, Sugiharto Cahyadi, mengatakan, “Banyak pengalaman yang kami dapatkan di Nationals tahun ini. Perjuangan para pemain sudah bagus sejak conference hingga saat ini. Mereka juga banyak mengalami peningkatan. Pelajaran yang kami dapat di sini akan kami gunakan untuk membenahi tim tahun depan dengan komposisi pemain baru mengingat beberapa pemain akan lulus tahun ini.”