BREAKINGNEWS.CO.ID - Kepala Dinas Pemuda Olahraga, dan Pariwisata (Kadisporapar) Jawa Tengah (Jateng) Sinoeng N Rachmadi, menuturkan kalau pelataran Taman Lumini, komplek Candi Borobudur, Magelang akan menjadi tempat Closing Ceremony ASEAN School Games (ASG) XI 2019, Rabu (24/7/2019) mendatang.

Dirinya mengatakan pihaknya ingin acara penutupan ASG ke-11 menjadi memori yang indah dan tidak terlupakan bagi para peserta, kontingen, dan tamu undangan. "Maka dari itu, dengan kebersamaan, persahabatan, dan persaudaraan, kita buat penutupan ini menjadi indah, dan tak akan terlupakan oleh mereka, apalagi Candi Borobudur merupakan candi peninggalan budaya, yang diakui di Jateng, Indonesia, bahkan dunia melalui UNESCO," katanya di komplek Tri Lomba Juang, Semarang, Senin (22/7).

Sinoeng menyebutkan Menpora serta Gubernur Jateng akan hadir di penutupan tersebut. Menurutnya, ajang ASG 2019 tidak hanya untuk belajar berkompetisi saja, melainkan juga belajar soal kebersamaan.

"Jadi bukan hanya kompetisi saja, tapi kami juga berharap puncak acara di penutupan nanti bisa meninggalkan kesan dan memori yang indah, karena kompetisi ini merupakan ajang berinteraksi para peserta yang notabennya adalah para siswa," Untuk evaluasi penyelenggaraan, kata Sinoeng, bahwa panitia dan khususnya Semarang, Jateng telah memberikan pelayanan yang terbaik.

"Dengan begitu, bisa memberikan penyelenggaraan yang baik dan lancar, mudah-mudahan semua prestasi atlet membanggakan, termasuk Indonesia," bebernya. Prestasi Indonesia di ASG 2019 yakni pada atlet atletik, renang, dan bulutangkis yang menjadi andalan mendulang medali emas.

"Andalan kita ada tiga cabang itu, dan memang pesaing kita sangat tidak mudah, misalnya, Thailand dan Malaysia yang sama ngotonya dengan Indonesia, agar mendapatkan hasil terbaik," kata Sinoeng. Sementara itu, disampaikan Chairman of Technical Committee of ASEAN Schools Sports Council (ASSC), Ong Kim Soon, bahwa, penyelenggaraan ASEAN Schools Games 2019 di Indonesia berjalan dengan baik dan lancar.

Dia mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut di Indonesia. "Saya lihat venue juga baik dan spesial, panitia dan berbagai sarana prasarana juga mendukung kegiatan ini bisa berjalan ideal. Venue sangat bagus saya lihat secara langsung, sehingga sangat bagus untuk dilakukan pembinaan atlet muda," tandasnya.

Ia juga menyampaikan semuanya yang disiapkan tuan rumah Indonesia dan Semarang sangat terorganisir. "Jadi kami sangat mengapresiasi Indonesia, tidak hanya soal venue tapi juga akomodasi dan transportasi, serta pelayanan yang baik dan spesial. Apalagi, tidak hanya soal kompetisi saja yang ditampilkan, tapi juga persahabatan serta persaudaraan, dan ini bisa menjadi ide untuk event berikutnya," katanya.