JAKARTA - Berat badan sangat berlebihan merepotkan hubungan seksual, khususnya menyangkut posisi dan gerakan. Penetrasi pun jadi kurang baik. Bila sampai kelebihan berat begitu dahsyat, tidak dapat dibayangkan hambatan yang terjadi saat berhubungan seksual, yang secara teknis disebabkan oleh hal-hal berikut:

(1) Timbunan lemak perut suami dan isteri menghalangi berlangsungnya hubungan seksual.
(2) Berat badan yang berlebihan menyebabkan gerakan tubuh jadi sulit.
(3) Pada pria, kegemukan di daerah perut bawah sangat berpengaruh terhadap penampilan penis. Karena terlindungi lapisan lemak, seakan penis tertarik ke dalam dan tampak jauh lebih pendek. Penis bisa sulit dilihat dari luar, bahkan dalam keadaan ereksi sekalipun.
(4) Pada wanita, timbunan lemak paha bisa menutup daerah kelamin, sehingga menyulitkan hubungan seksual.

Karena itu hubungan seksual menjadi sangat terhambat dengan variasi posisi apa pun. Kalau sperma suami keluar kembali setelah hubungan seksual, mungkin penis tidak bisa penetrasi dengan baik ke dalam vagina.

Tetapi dalam keadaan normal pun, sperma pasti keluar kembali dari vagina setelah beberapa waktu. Bukan tak mungkin penis tidak bisa penetrasi sempurna ke dalam vagina. Maka sperma segera mengalir keluar kembali, bahkan tidak sempat masuk ke dalam vagina.

Berdasarkan kemungkinan penyebab kegemukan itu, bukan tak mungkin kesuburan pun terganggu. Gangguan hormon berkait erat dengan kesuburan. Penyakit yang berhubungan dengan kegemukan erat kaitannya dengan gangguan kesuburan.

Tidak semua orang kegemukan mengalami gangguan fungsi seksual. Tetapi tak sedikit yang mengalaminya. Mengapa? Ada tiga hal yang mungkin dapat mengakibatkan gangguan fungsi seksual.

1.Kegemukan berhubungan erat dengan penyakit, yang berakibat pada fungsi seksual. Misalnya kencing manis, tekanan darah tinggi, dan gangguan hormon. Kencing manis mengganggu fungsi seksual pada pria maupun wanita. Pada tekanan darah tinggi, gangguan fungsi seksual terjadi akibat terganggunya aliran darah, selain akibat obat penurun tekanan darah. Maka perlu pengawasan ahli. Beberapa obat lain juga bisa menimbulkan gangguan fungsi seksual.

2. Hambatan psikis. Banyak orang yang kegemukan merasa malu atau rendah diri karena tubuhnya tidak menarik. Tak sedikit yang terhambat hubungan sosialnya, bahkan mengalami depresi. Hambatan ini akhirnya bisa mengakibatkan gangguan fungsi seksual. Pasangannya pun bisa mengalami hambatan psikis karena tidak tertarik bentuk tubuh seperti itu. Akhirnya masalah seksual juga dialami oleh pasangan orang yang kegemukan, sehingga keduanya mengalami gangguan fungsi seksual.

3. Ketiga, secara teknik kegemukan mengganggu hubungan seksual, terutama posisi dan gerakan sehingga hubungan tak bisa berlangsung baik. Hasilnya adalah ketidakharmonisan kehidupan seksual.

Dalam keadaan kegemukan, posisi hubungan seksual yang masih mungkin dilakukan hanyalah posisi suami di atas. Kalau masih mungkin, turunkan berat badan, walaupun tidak mencapai berat ideal.