BREAKINGNEWS.CO.ID - Direktur Eksekutif Indopolling Network, Wempy Hadir menilai, keinginan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno menjadikan program One Kecamatan One Center Entrepreneurship (OK OCE) sebagai salah satu program nasional, merupakan langkah yang nekad dan fatal, karena OK OCE adalah program yang gagal direalisasikan di DKI Jakarta.

"Saya pikir langkah yang diinginkan Sandi itu sangat nekad ya. Karena itu kan program gagal. Kok bisa diangkat program gagal seperti ini menjadi program nasional? Jadi publik bisa melihat ini rasional atau tidak rasional," kata Wempy, Rabu (20/3/2019).

Alasan Wempy menyebut program gagal, karena tidak sesuai dengan yang dijanjikan Sandi saat menjadi Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, dimana target mencetak 40.000 per tahun tidak tercapai.

"Padahal OK OCE itu kan targetnya 40 ribu wiraswastawan baru per tahun, sementara faktanya (hingga akhir tahun 2018) hanya sekitar 1.000 orang yang mengurus izin, kemudian hanya 150 orang yang mendapat modal," ungkapnya.

"Padahal rencana dari awal dikampanye di awal, dijanjikan semua izin diurus, modal disiapkan. Tapi yang saya heran kok program tersebut diangkat ke level nasional, padahal program itu gagal di DKI," terang Wempy.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam debat ketiga antar cawapres pada Minggu (17/3/2019) malam yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, Sandiaga Uno kembali berbicara soal OK OCE. Adapun program tersebut sebelumnya pernah dicanangkannya ketika maju sebagai Calon Wakil Gubernur di Pilgub DKI 2017.

Menurutnya, program OK OCE yang digagasnya telah berhasil menciptakan puluhan ribu lapangan kerja di ibukota. Alhasil, dirinya pun ingin OK OCE jadi program nasional jika dirinya dan Prabowo Subianto terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden di Pilpres 2019.

"Di Jakarta OK OCE sudah bisa menurunkan pengangguran sebanyak 20.000 (orang) di tahun 2018. Kami melihat hasil yang nyata dan sudah mendapat review yang positif," ujar Sandi.

"Di bidang ketenagakerjaan, saya yakin bahwa masa depan anak muda kita bisa kita berikan lapangan kerja kalau kita fokus pada dua program utama kita yaitu OK OCE yang akan kami angkat ke level nasional. Kami akan berikan peluang membuka 2 juta wirausaha baru," jelasnya.