BREAKINGNEWS.CO.ID - Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas) kembali memperpanjang masa pencarian korban dan serpihan Pesawat Lion Air JT-610 di Perairan Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Pencarian diperpanjangan selama tiga hari kedepan, khusus untuk tim Basarnas.

"Setelah dilakukan evaluasi kami putuskan evakuasi diperpanjang selama tiga hari, khusus tim Basarnas," kata  Kepala Basarnas Marsekal Madya Muhammad Syaugi kepada wartawan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (7/11/2017).

Syaugi meminta penambahan waktu tiga hari yang dimiliki anak buahnya dapat menemukan potongan tubuh korban dan serpihan pesawat Lion Air yang masih belum ditemukan.

Secara khusus Syaugi mengucapkan terima kasihnya kepada sejumlah instansi dan para relawan yang selama ini bergabung membantu Basarnas mencari korban dan serpihan pesawat Lion Air di Tanjung Karawang, Jawa Barat. 

"Untuk rekan-rekan TNI, KPLP, Polisi, Bea Cukai para relawan dan semuanya, kami ucapkan terimaksih, apresiasi setinggi-tingginya, sehingga sampai hari ini kita bisa mengevakussi korban sebanyak 184 kantong jenazah," ujarnya.

Usaha evakuasi korban dan pencarian bagian kotak hitam yang belum ditemukan masih dilakukan tim gabungan Basarnas di Perairan Karawang. Usaha pencarian dilakukan melibatkan teknologi canggih pendeteksi sinyal dan gelombang elektromagnetik di dasar laut.

Namun sudah memasuki hari kesepuluh usaha pencarian, tim gabungan Basarnas masih belum menemukan kotak hitam yang akan membuka tabir Pesawat Lion Air JT-610 itu terjatuh.