JAKARTA - Marcus Hutchins, peneliti keamanan siber yang disebut membantu penanggulangan serangan malware WannaCry pada tahun 2017, sedang dihadapkan tuduhan pidana. Federal Bureau of Investigation (FBI) Amerika Serikat menuduh Hutchins berperan dalam pembuatan malware bernama Kronos, serta mempromosi penjualannya.

Seperti dilansir dari Wired, Jumat (8/6/2018), Hutchins yang juga dikenal sebagai “MalwareTech” kini menghadapi sepuluh tuntutan terkait pembuatan dan penyebaran malware. Menurut tuntutan tersebut, Hutchins dan seorang lain dengan alias “VinnyK” mengunggah video ke YouTube pada tahun 2014 untuk mendemonstrasikan dan mempromosikan Kronos.

Hutchins juga dituduh merancang dan menyebarkan malware bernama UPAS Kit pada tahun 2012 yang didesain untuk mencuri informasi pribadi dan kartu kredit.

Pada Mei 2017, Hutchins berperan dalam mencari solusi terhadap virus WannaCry yang menyerang berbagai target di Eropa dan Asia. Ia berhasil menghambat persebaran WannaCry dengan mendaftarkan hak milik terhadap domain web yang dibutuhkan oleh kode program tersebut.