BREAKINGNEWS.CO.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya memutuskan sebanyak 70 sekolah di Jakarta untuk libur saat penyelenggaraan Asian Games 2018 pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. Seluruhnya diliburkan karena dianggap terdampak akses menuju pintu masuk tol maupun akses keluar tol dan akses jalur arteri menuju venue. Di mana ada penambahan venue atau arena pertandingan olahraga bola voli di gelanggang olahraga remaja (GOR) Bulungan.

“Penambahan itu karena ada satu lokasi digunakan untuk berlatih ternyata digunakan juga untuk cabor voli. Jadi kita akan perluas dan perlu saya tegaskan bahwa sekolah-sekah yang siswanya belajar dirumah itu full selama sembilan hari, jadi sepanjang event Asian Games,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (3/8/2018).

Berdasarkan hasil koordinasi Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Bowo Irianto mengatakan tercatat ada 36 sekolah berada dari Wisma Atlet Kemayoran menuju Bulungan tersebut terdiri dari jenjang taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menangan atas dan sekolah menengah kejuruan.  “Sepuluh sekolah yayasan, sembilan sekolah karena belum terpetakan sebelumnya dan 17 sekolah terdampak rute sembilan di GOR Bulungan,” terangnya.

Untuk sekolah yang terdampak libur sekolah nantinya akan ada penugasan dan penggantian hari efektif belajar pada sekolah-sekolah terdampak yang diatur langsung dan dikoordinasikan oleh masing-masing Kepala Sekolah. Sementara untuk sekolah yang tidak terdampak Asian Games akan ada penyesuaian kegiatan seperti memberikan nuansa sekolah seperti ajang tersebut. “ Bagi sekolah yang tidak terdampak, proses kegiatan belajar mengajar pada jenjang SD, SMP, SMA dan SMK Provinsi DKI Jakarta tetap berlangsung seperti biasa. Selama Asian Games berlangsung, sekolah menyelenggarakan kegiatan bernuansa Asian Games,” ujar Bowo.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno akan mengikutkan pelajar yang sekolahnya terdampak Asian Games akan dijadikan volunteer dengan menghafal bahasa masing-masing negara yang tampil saat bertanding sekaligus diberikan koreografi.

Selain jadi suporter, Pemprov DKI ingin pelajar ikut partisipasi peliputan Asian Games dengan mewawancarai para atlet dari pertandingan yang diikutsertakan. Untuk mata pelajaran yang dikhususkan meliput Asian Games nantinya pelajar diharyskan buat kliping yang terdiri dari karya tulis. “Bagaimana mencover back of the game seperti apa, di belakanb pertandingan itu unteraksi dengan atlet dan lain sebagainya. Jadi itu yang kita bisa dorong,” terang Sandiaga, Jakarta, Rabu (9/5/2018)