BREAKINGNEWS.CO.ID-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan  telah menganggarkan mesin Reverses Osmosis (RO) atau penyuluhan air laut menjadi air layak konsumsi bagi tiga pulau yang terletak di Kabupaten Kepulauan Seribu.

Untuk membeli alat tersebut Pemprov DKI mengucurkan dana sebanyak Rp825 juta yang nantinya digunakan pada Pulau Kelor, Cipir, dan Onrust, Kepulauan Seribu.   “Karena ketiga pulau ini membutuhkan air bersih dan layak konsumsi,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Unit Pengelola (UP)  Museum Kebaharian Jakarta Sri kusumawati saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Sri menuturkan, mesin penyuluh air memang sebelumnya sudah dimiliki dan berada di Pulau Onrust namun kondisinya sudah rusak sehingga tidak bisa digunakan dengan maksimal. Sedangkan kedua pulau lainnya memang tidak memiliki mesin penyulun dan diharapkan bisa memenuhi kebutuhan warga karena satu mesin RO mampu menghasilkan 200 liter air perjam. 

Untuk harga satuan mesin RO atau penyuluh dibandrol dengan kisaran Rp250 juta termasuk biaya pemasangan alat. Sementara besaran air yang bisa dihasilkan memang tidak banyak mengingat pulau tersebut bukanlah pulau berpenghuni. Artinya, hanya ramai pada saat libur akhir pekan dan hari libur nasional. "Inikan bukan pulau berpenduduk sehingga kebutuhan air belum banyak.  Namun untuk di akhir pekan cukup banyak," tuturnya. 

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD DKI,  Subandi mengingatkan agar Disparbud lebih berhati-hati dalam menganggarkan lantaran pembelian alat dengan penggunaan paket bisa menjadi harga lebih mahal jika dibandingkan beli secara satuan. "Harus hati-hati diharga. karena bisa jadi harga mesin dan komponen lainnya tidak matching.  kalo mereka menjamin 250 juta kita tau terima jadi. Bisa jadi mesinnya hanya Rp100 juta atau Rp.150 juta," katanya.