BREAKINGNEWS.CO.ID - Gempa bumi yang terjadi di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan kekuatan 7,0 SR telah menewaskan sedikitnya 92 orang dan ribuan orang mengungsi. Atas musibah tersebut, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mengatakan jika pemerintah harus bertindak cepat tangani korban gempa tersebut.

"Kami tentu menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas peristiwa gempa yang sangat besar ini. Semoga korban gempa yang meninggal dunia diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran," katanya kepada wartawan melalu keterangan tertulisnya yang diterima breakingnews.co.id, Senin (6/8/2018).

Ace mengatakan, sebagai pimpinan Komisi VIII yang membidangi penanggulangan bencana, pihaknya menyampaikan terkait dengan penanganan awal dalam menyikapi pasca gempa tersebut. "Terkait dengan penanganan kondisi darurat akibat dampak bencana Gempa ini, Komisi VIII mendesak kepada BNPB untuk segera turun ke daerah titik-titik utama bencana terutama di daerah Lombok Utara, Lombok Timur & Kota Mataram memastikan dan melakukan penyisiran korban yang masih terjebak akibat reruntuhan gedung," tuturnya.

Selain itu menurutnya, dalam melakukan evakuasi terhadap korban bencana untuk segera ditangani secara medis di Rumah Sakit & Puskesmas oleh tenaga-tenaga medis yang terlatih dan dirawat sebagaimana mestinya. "Memastikan ketersediaan kebutuhan dasar warga yang mengungsi di tempat-tempat pengungsian seperti makan & minum, selimut, obat-obatan dan lain-lain, dengan membuat dapur umum dan pelayanan medis," ujar Ace.

Tak hanya itu, terkait dengan gempa tersebut yang telah menimbulkan korban jiwa dan kerusakan bangunan, dirinya pun meminta kepada pemerintah untuk memastikan adanya rehabilitasi infrastruktur dasar yang hancur, terputusa dan retak-retak akibat gempa seperti jalan raya dan jembatan. "Itu dapat memutus jalur transportasi evakuasi korban dan menimbulkan terputusnya aktivitas ekonomi," lanjutnya. "Koordinasi yang cepat antara BNPB, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Basarnas, Pemda NTB serta seluruh jajaran SKPD dan pihak TNI serta kepolisian untuk segera mengambil peran, tugas dan fungsi masing-masing agar menangani dengan cepat pasca gempa NTB yang terdampak," imbuhnya.

Untuk itu, dirinya pun mendorong solidaritas dan kesetiakawanan masyarakat untuk memberikan bantuan kebutuhan yang paling mendesak melalui lembaga-lembaga resmi dan terpercaya untuk menyalurkannya kepada yang berhak dan membutuhkannya.