Jakarta - Polisi memanggil nilai proyek pembangunan Stadion Sepakbola Gedebage Bandung, Jawa Barat, yakni Rp 545 miliar. Sesaat nilai kerugian keuangan negara yang sesaat ini dihitung sebesar Rp 103 miliar.

" Nilai proyeknya meraih Rp 545 miliar lebih, dengan kerugian negara berdasar pada perhitungan pakar meraih Rp 103 miliar, " kata Kasubdit IV Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim, Kombes Endar Priantoro, di Gedung Ombudsman RI, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2017).

Endar juga mengira biaya itu di-mark up. " Bila dengan cara tehnis ada di sebagian susunan, susunan tanahnya, pondasinya, dan sebagainya. Satu diantaranya tidak cocok spesifikasinya. Ada sangkaan di mark up, " katanya.

Hasil perhitungan itu menurut Endar datang dari BPKP Jawa Barat. Proyek itu memakai dana yang bersumber dari APBD Kota Bandung tahun biaya 2009/2013. Di ketahui, pembangunan ini dapat memperoleh pertolongan biaya dari Pemprov Jawa Barat.

Masalah ini berawal pada Maret 2015. Stadion itu pernah disegel waktu Komjen Budi Waseso menjabat jadi Kabareskrim. Segel stadion itu di buka kembali untuk diselenggarakannya Minggu Berolahraga Nasional (PON) ketika Kabareskrim dijabat oleh Komjen Anang Iskandar.

Dalam masalah ini, Bareskrim mengambil keputusan Yayat Ahmad Sudrajat jadi tersangka. Yayat waktu itu adalah bekas Sekretaris Dinas Tata Ruangan serta Cipta Karya Kota Bandung.

" Pada tersangka sudah dikerjakan penahanan mulai sejak tanggal 6 Juni 2017 di Rutan Bareskrim Polri di Polda Metro Jaya, " pungkas Endar.