BREAKINGNEWS.CO.ID - Udin (20), seorang pelaku aksi penjambretan seorang penumpang ojek online GrabBike yang menewaskan Warsilah di Cempata Putih, Jakarta Pusat ternyata bertindak sebagai kapten komplotan. Udin merupakan mantan narapidana yang tercatat masih dalam masa percobaan bebas bersyarat keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Klas I Cipinang. Dia divonis 12 bulan kurungan atas kasus penjambretan.

"Udin diketahui saat ini masih dalam masa percobaan yang secara bebas bersyarat keluar dari Lapas Cipinang pada bulan April 2018 atas kasus jambret tertangkap pada bulan September 2017 dan vonis 12 bulan di Lapas Cipinang," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Nico Afinta kepada wartawan, Jumat (13/7/2018).

Pada awal Juni, Udin bersama Sandi dan Roji yang kini buron kembali menjalankan aksinha. Dalam beroperasi ketiganya bergerak secara bergantian dalam menjalankan perannya.

"Perannya saling bergantian. Satu sebagai eksekutor, dua orang sebagai penghalang kecepatan," ujar Nico.

Seperti diberitakan BREAKINGNEWS.CO.ID, sebelumnya, Udin ditangkap pada Kamis 12 Juli 2018. Dalam aksinya Udin kerap beraksi di sembilan lokasi di kawasan Jakarta Timur dan satu di wilayah Cempaka Putih, Jakarta Pusat yang jadi lokasi Warsilah tewas dijambret.

"Pelaku atas nama Udin bersama-sama dengan rekannya atas nama Sandi yang saat ini dilakukan penahanan oleh Polres Metro Jakarta Pusat dalam melaksanakan aksi Penjambretan," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Nico Afinta saat kepada wartawan, Jumat (13/7/2018).

Pasca menangkap Udin, polisi pun meminta Udin menunjukkan satu lagi rekan mereka beraksi, yakni Roji yang masih buron. Namun, saat pengembangan Udin membahayakan petugas.

"Ketika itu dia bergerak, pelaku menarik tangannya berharap akan lepas dari tangan petugas. Akan tetapi kuatnya pegangan petugas mengakibatkan Udin maupun petugas hampir bersamaan tersungkur," kata dia.

Merasa membahayakan petugas, alhasil polisi pun memberikan tindakan tegas terukur pada Udin. Kemudian dia pun dilarikan ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk dilakukan pertolongan.

Namun, nyawa Udin tak terselamatkan lagi. Polisi juga menyita satu unit sepeda motor saat meringkus Udin. "Khawatir senjata petugas jatuh dari pinggang dan direbut pelaku, rekannya melakukan upaya tegas menembak ke arah pelaku hingga mengenai dada karena pelaku lebih dulu daripada petugas yang menjaga pelaku agar tidak lari maupun melakukan perlawanan," ujar Nico.

Penumpang wanita bernama Warsilah, tewas setelah terjatuh dari sepeda motor yang ditumpanginya di Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Peristiwa ini bermula saat wanita berusia 37 tahun itu sedang menumpangi GrabBike.

Ketika melintas di lokasi, tiba-tiba seorang jambret merebut telepon genggam yang dipegangnya. Pelaku menarik tangan korban hingga Warsilah jatuh ke aspal lalu tewas.