BREAKINGNEWS.CO.IDDrawing tujuh cabang olahraga Asian Games XVIII/2018 sudah dilakukan Panitia Pelaksana Asian Games Indonesia (Inasgoc) bersama KOI dan Dewan Olimpiade Asia (OCA), Kamis (5/7/2018). Salah satu cabor yang dilakukan undian pertandingannya adalah polo air. 

Tim polo air Indonesia tampaknya termasuk yang belum diperhitungkan untuk bersaing dalam perebutan medali. Artinya, Indonesia tidak difavoritkan. Kendati demikian, hal itu tidak menutup kemungkinan bagi tim polo air Indonesia untuk mendulang medali. 

"Sebagai tuan rumah saya yakin bahwa tentunya para atlet kita mempunyai keinginan kuat untuk menunjukan perfoma terbaiknya, demi mempersembahkan hasil yang baik pula bagi Merah Putih," demikian antara lain dikemukakan Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI), Wisnu Wardhana. Di kompetisi polo air Asian Games ini Indonesia menurunkan tim putra-putrinya.

Di kelompok putra, tim Indonesia bergabung di Grup B bersama Arab Saudi, Jepang, Hong Kong dan Cina. Sementara di kelompok putri, di Grup A dengan Jepang, Cina, Thailand, Hong Kong, dan Kazakhtan. Berkaca dari hasil undian ini timnas polo air putra-putri Indonesia memang harus berjuang keras untuk menembus persainga akhir, walau peluangnya terbilang kecil. Wisnu Wardhana mengingatkan, Kazakhtan sebagai juara bertahan tentunya mengincar medali emas ketiganya secara beruntun dan enam dari tujuh penampilan sejak pertama kali mengikuti Asian Games 1994.

Polo air putra telah dikompetisikan secara rutin sejak Asian Games 1951, dengan Cina dan Kazakhstan memenangkan lima emas, Jepang memenangkan empat emas, sementara Singapura, India, dan Iran masing-masing merebut satu emas. Di kelompok putri, saat ini yang terkuat adalah Cina. Tim polo air putri Cina berturut-turut merebut medali emas di Asian Games 2010, Guangzhou, dan 2014, Incheon.

Kendati tim polo air Indonesia berada di penyisihan grup yang berat namun Wisnu Wardhana tetap menanggapinya dengan santai, bahkan ia mengakui cukup puas dengan hasil undian tersebut. Dalam penilaiannya, peluang tim polo air Indonesia masih cukup terbuka. Wisnu yang juga anggota dewan pengurus Inasgoc masih menyimpan harapan besar bahwa tim polo air Indonesia dapat membuat kejutan.

“Hasil drawing menurut saya cukup bagus. Mudah-mudahan timnas kita bisa memanfaatkan dukungan dari masyarakat sehingga bisa tampil terbaik, sebab ini kesempatan yang sangat langkah (jadi tuan rumah). Syukur-syukur bisa buat kejutan dengan mendulang medali,” ungkapnya kepada Breakingnews.co.id.

Namun demikian, ketika ditanya mengenai target dari PB PRSI,  Wisnu enggan menjelaskannya. Tapi yang pasti target secara umum mereka yaitu menjadi yang terbaik di ASEAN, Asia Tenggara. “Kalau ditanya mengenai target sebetulnya itu kewenangan sang pelatih. Namun yang pasti kita ingin menjadi yang terbaik di Asia Tenggara,” tegasnya.