SLEMAN - Gunung Merapi erupsi, objek wisata di kawasan Kaliurang dan sekitarnya ditutup. Namun pasca erupsi, objek wisata tersebut kembali dibuka. Adapun keputusan itu hasil koordinasi dengan para pelaku usaha wisata di wilayah lereng Merapi terkait dampak letusan freatik Gunung Merapi. "Kami tadi jam 13.00 koordinasi dengan Polres, BPBD, relawan dan pos pengamatan Gunung Merapi, kami izinkan untuk wisatawan masuk di kawasan Kaliurang. Boleh berwisata dengan tetap waspada dan mengikuti petunjuk dan peringatan dari instansi berwenang," kata Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Sudarningsih, Jumat (11/5/2018).

Meski kembali dibuka, namun pengecualian khusus pun masih berlaku bagi pengunjung. Pengunjung yang menggunakan bus besar seperti bis tidak diperbolehkan untuk naik ke kawasan kaliurang. "Karena sisa-sisa debu pasir, masih banyak dikhawatirkan membahayakan untuk kendaraan besar. Tapi lava tour hari ini kami imbau tidak beroperasi," jelasnya.

Ia menambahkan jika pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna melakukan pemantauan kondisi terkini. "Besok pagi kalau situasi dan kondisi sudah memungkinkan, semuanya boleh beroperasi lagi," imbuhnya.