JAKARTA - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror telah menangkap sebanyak 74 orang terduga teroris pasca meledaknya bom di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur. Namun, 14 orang diantaranya tewas lantaran melawan petugas saat proses penangkapan. Adapun rinciannya yakni sebanyak 31 terduga teroris ditangkap di Jatim. Sedangkan 4 diantaranya tewas. Kemudian 16 orang ditangkap di Banten dan Jakarta, dua di antaranya tewas. Di Sumatera Selatan, ada 4 terduga teroris yang ditangkap.

Sedangkan di Jawa Barat, sebanyak 8 orang terduga teroris ditangkap dan 4 orang diantaranya tewas. Selain itu, di Sumatera Utara, 6 terduga teroris juga berhasil ditangkap serta 9 terduga lainnya ditangkap di Riau. "Hasil operasi Densus 88 Antiteror ada 74 terduga teroris yang ditangkap sejak tanggal 13 sampai 20 Mei 2018," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal, Selasa (22/5/2018).

Dirinya pun menjelaskan jika terduga teroris yang tewas karena ditindak oleh petugas akibat melawan saat penangkapan. "Empat belas orang di antaranya tewas karena melawan petugas saat proses penangkapan," jelasnya.