JAKARTA - Ketum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan dan Rhoma Irama menyetujui komitmen anti politik uang. Pemilu mesti berlangsung jujur serta damai. "Kami sama-sama ingin menghentikan politik uang, politik bagi-bagi duit, karena korupsi itu akarnya dari politik uang. KKN itu akarnya dari politik uang," ujar Zulkifli dalam jumpa pers seusai deklarasi Idaman bergabung dengan PAN di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/5/2018).

Kesamaan komitmen politik bersih inilah yang bakal digaungkan bersama. Kesamaan pandangan ini yang disebut Rhoma juga menjadi dasar Idaman bergabung dengan PAN.

"Bergabungnya Partai Idaman dan PAN karena adanya kesepakatan yang sama sangat prinsipal. Misalnya masalah penegakan etika politik, menghapus transaksi money politics, yang jadi sumber maraknya korupsi," ujar Rhoma.

Dengan bergabung ke PAN, pengurus/kader Idaman juga akan mengantongi kartu anggota PAN. Tetapi Zulkifli mengatakan Idaman tetap eksis.

Lantas bagaimana dengan capres-cawapres? "Ya, itu nanti bicara soal koalisi. Kan syaratnya 20 persen, kita kan 8 persen, berarti masih ada 12 persen (kekurangan syarat suara) itu nanti dibahas di koalisi. Koalisi itu nanti kan ada take and give. Kita ada kesepakatan, harus kompakan," ujar Zulkifli.