BREAKINGNEWS.CO.ID - Fashion memang tidak akan lepas dari kehidupan setiap manusia. Karena hal itu merupakan salah satu kebutuhan utama bagi setiap orang. Apalagi di zaman milenial seperti sekarang, fashion menjadi hal mutlak demi menunjang penampilan. Tidak hanya kaum Hawa saja, tetapi kaum Adam saat ini juga mulai memperhatikan fashion mereka.

Memenuhi keinginan para fashionista, berbagai acara fashion mulai banyak digelar di tanah air. Salah satunya yang baru saja selesai digelar di sebuah mall besar di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan. Acara bertaraf internasional Jakarta Moderat Fashion Week 2018 merupakan pagelaran keempat setelah sebelumnya di Istanbul, London dan Dubai.

Dalam  even tersebut pihak penyelenggara menghadirkan puluhan desainer, diantaranya 18 desainer internasional serta 27 desainer lokal yang akan memamerkan koleksi mereka sejak 26-29 Juli 2018 lalu. Salah satu desainer yang pastinya tidak ketinggalan dan memang langganan event semacam ini adalah Dian Pelangi. Dirinya menjadi satu dari 4 desainer lokal yang memamerkan koleksi terbarunya di hari terakhir.

Dalam kesempatan tersebut, Dian memamerkan salah satu koleksinya, Persona yang bernuansa retro dengan menghadirkan 10 looks. Tidak hanya monoton di satu warna saja untuk setiap looksnya, Dian justru menggabungkan beberapa unsur warna cerah seperti merah muda hingga kuning. Dimana unsur hitam dan putih tetap digunakan untuk menetralisirnya.

Jakarta Moderat Fashion Week 2018.

Terinspirasi dari midcenturies, Persona akan lebih wearable dan ready to wear, yang pas digunakan sehari-hari. Menggunakan teknik batik namun dengan motif yang lebih kontemporer sehingga menghadirkan sesuatu yang baru untuk koleksinya yang diberi nama Persona.

"Dan kali ini juga menampilkan beberapa koleksi. Salah satunya yaitu Persona yang terinspirasi dari midcenturies. Dan ada 10 looks disini dan looknya kali lebih wearable dan ready to wear tapi fokus di aksesorisnya", ungkap Dian Pelangi.

Jakarta Moderat Fashion Week 2018.

Dalam kesempatan yang sama desainer 27 tahun tersebut sedang mempersiapkan koleksinya untuk ikut dalam Contemporary Muslim Fashions yang akan diadakan bulan September mendatang untuk mewakili Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa hasil karya desainer tanah air mulai di lirik dunia fashion global.

"Insya Allah jugakan saya bulan September nanti akan tampil di de Young Museum di Contemporary Muslim Fashions. Itu mewakili Indonesia juga, jadi benar-benar di sini eksistensi busana Muslim Indonesia sudah dibukukan dunia", tambah Dian.