JAKARTA – Perkumpulan Artis Film Indonesia (Pafindo) menandai jelang usianya yang masuk tiga tahun dengan membuat tiga film sekaligus.  ”Inilah kerja nyata yang Pafindo berikan untuk perfilman Indonesia, dalam rangka memberdayakan anggotanya,”  kata HRM Bagiono SH, ketua Pafindo saat berbuka puasa  pekan lalu di Pesantren Yayasan Al Matiin, Jaksel.

 Menurut Gion, setiap anggotanya mempunyai kesempatan untuk membuat film. “Semua anggota Pafindo mempunyai potensi berkarya, agar bisa dipergunakan untuk masa depannya. Baik dari segi keaktoran/keaktrisan maupun di luar bidang tersebut. Kita kumpulan orang yang berkarya,” katanya.

Sedangkan tujuan dari acara buka puasa bersama ini  sendiri antara lain berbagi kebahagiaan bersama siswa-siswi sekolah tersebut. “Tujuan kita berbuka puasa disini adalah kita mau berbagi kasih sama mereka. Kita mau dibulan Ramadan ini mereka juga bisa menikmati kebahagiaan,” ujar HRM, Bagiono selaku Ketua umum Pafindo, Usai melaksanakan buka puasa bersama.

Usai berbuka puasa Gion demikian Ketum Pafindo ini disapa, merealisasikan janjinya untuk memberikan penghiburan kepada anak-anak yatim dengan memutar beberapa film pendek hasil karya anggotanya yang telah dilombakan, disusul dengan pemberian hadiah. Ada sekitar 6 judul film yang diputar dengan tema berbeda.

Menurut Gion, setiap anggotanya mempunyai kesempatan untuk membuat film. Lantaran anggotanya tidak hanya aktor atau aktris saja, tapi juga produser, sutradara, penulis skenario, maupun penata musik. “Semua anggota Pafindo mempunyai potensi berkarya, agar bisa dipergunakan untuk masa depannya. Baik dari segi keaktoran/keaktrisan maupun di luar bidang tersebut. Kita kumpulan orang yang berkarya,” katanya. “Film pendek ini merupakan sarana berlatih dan berkreasi anggota Pafindo. Karena kami kan organisasi perfilman, jadi setiap anggota harus memahami bagaimama proses membuat film” sambung Bagiono.

Adapun pemenang pertama diraih oleh film pendek berjudul ‘Bumerang’ hasil karya produksi dari Rodeme Film yang disutradarai langsung oleh Elma Theana.

Elma mengaku mendapat pengalaman berharga ketika dipercaya untuk menjadi sutradara meskipun hanya film pendek. Dimana dia harus bertanggung jawab atas semua produksinya dimulai dari persiapan pra produksi, mendirect hingga editing. “Ini pengalaman pertama aku jadi sutradara walaupun cuma di film pendek. Selama ini kan aku selalu ada didepan layar. Ternyata membuat film itu emang ribet, karena kita bekerja dengan banyak orang, mulai dari mempersiapkan banyak hal, sampe harus nongkrongin editing. Tadinya ceritanya juga nggak begini karena cerita awal mama aku, Wati Siregar yang buat, tapi sebelum syuting aku baca script ternyata nggak menarik, makanya langsung aku rombak semuanya, ya jadinya seperti yang tadi sudah kita tonton. Lumayan hadiahnya dapat Rp 5 juta buat traktir makan anggota Pafindo,” cerita Elma.

Film-film pendek karya anggota Pafindo ini telah melalui proses kurasi dan penilaian oleh 3 orang Juri yang terdiri dari Ketum Pafindo, HRM Bagiono, pemusik (composer) yang juga anggota Pafindo, Tya Subiyakto dan sutradara Arya Kusumadewa.