BREAKINGNEWS.CO.ID - Pengamat Ekonomi dari Universitas Indonesia (UI), Telisa Aulia Falianty menilai naiknya harga tiket pesawat belakangan ini akan berdampak terhadap ekonomi masyarakat Indonesia. Sebab, kenaikan harga tiket pesawat tersebut hampir 50 persen.

Menurut Aulia, kemungkinan akan terjadi peningkatkan inflasi yang diakibatkan oleh kenaikan harga tiket pesawat. Pasalnya, konsumsi masyarakat Indonesia saat ini terhadap moda transportasi udara itu cukup besar.

"Iya kemungkinan bisa mengarah kesana (inflasi) ya. Hal ini tentunya perlu ditelusuri penyebab kenaikan harga tiket pesawat tersebut," kata Aulia kepada breakingnews.co.id saat dihubungi, Jum'at (11/1/2019).

Apalagi saat ini, lanjut Aulia, harga minyak internasional pun sudah turun. Masalah lain hanyalah tinggal pengaruh terhadap kurs mata uang. Dia pun memprediksi pengaruh kurs tersebut yang menjadikan Rupiah menguat.

"Depresiasi Rupiah akhir tahun lalu mungkin alasannya. Nah, dengan sudah menguatnya rupiah, perlu di-review lagi apakah bisa diturunkan kembali harga tiket pesawat yang saat ini melonjak tersebut," ujarnya.

Seperti uraian sebelumnya, Naiknya harga tiket pesawat tersebut dikhawatirkan akan berdampak pada turunnya minat masyarakat dalam menggunakan jasa transportasi udara itu. Saat dimintai pendapatnya, Fary pun enggan berkomentar lebih lanjut.

Belakangan ini, harga tiket pesawat mengalami kenaikan semenjak Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Seperti dilihat breakingnews.co.id, per Januari 2019 harga tiket disejumlah layanan jasa penjualan tiket online belum mengalami penurunan.

Salah satu contoh, harga tiket dari Jakarta ke Padang saat ini berada diatas harga wajar yang sebelumnya hanya sekitar Rp700 ribu. Namun, saat ini harga tiket pesawat dengan jurusan yang sama mencapai Rp1 juta lebih.

Naiknya harga tiket pesawat ini juga dikhawatirkan semakin lesunya tingkat ekonomi masyarakat Indonesia. Seperti diketahui, dengan menggunakan jasa transportasi udara ini, jarak tempuh dari suatu kota ke kota lainnya dapat menghemat waktu. Berbeda dengan menggunakan jasa transportasi darat. Jarak yang harus ditempuh membutuhkan waktu berjam-jam.

Terlebih, Indonesia yang terdiri dari negara kepulauan ini, jasa transportasi udara dirasa sangat membantu dalam menunjang perekonomian masyarakat. Selain itu dari segi pariwisata, dengan adanya jasa transportasi udara dengan harga yang terjangkau, minat wisatawan untuk mengunjungi destinasi wisata pun juga dapat terpenuhi. Dengan akses yang mudah, para wisatawan juga turut nyaman dalam melakukan perjalannya.