BREAKINGNEWS.CO.ID-Pasca dilakukan razia oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya, tempat hiburan malam atau diskotek Old City mulai malam ini sudah tidak dibolehkan lagi untuk beroperasional. Penutupan diskotek itu sifatnya hanya sementara, tidak ditutup permanen seperti Alexis. Alasan tak ditutup permanen karena masih akan ada penyidikan lanjutan.

“Iya benar (ditutup), sambil menunggu hasil pengawasan dan penyelidikan kita tutup dulu,” ujar Kasatpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu saat dihubungi, Jakarta, Senin (22/10/2018).

Penutupan itu dilakukan berdasarkan surat tugas Kasatpol PP Nomor 307/1.757 tanggal 22 Oktober 2017 telah melakukan kegiatan penutupan usaha sementara PT Progres Karta Sejahtera, jenis usaha bar dan karaoke.

Yani mengungkapkan bahwa penutupan sementara diskotek itu untuk menghindari adanya peristiwa jual narkoba ataupun pemakaian narkoba dari para pelanggan seperti pada kasus sebelumnya. “Siapa yang menjamin dia (Old City) tidak melakukan kegiatan asusila lagi di waktu interval dari OTT sampai ke penutupan,” ungkapnya.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan memastikan tempat hiburan malam itu tidak akan diberikan izin usaha maupun operasional apabila dalam temuannya nanti melanggar ketentuan. Di mana ketentuan itu sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata. “Saya cek laporannya besok. Tapi yang jelas jika disana ditemukan maka pergub akan dilaksanakan, bisa ditutup. Bila ditemukan,” tegas Anies di Balaikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (22/10/2018).

Sebagai informasi, BNN DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya menggerebek diskotek Old City pada Minggu (21/10/2018) dini hari. Penggerebekan itu berhasil mengamankan ratusan pengunjung dan berdasarkan hasil tes urine ada sebanyak 52 orang pengunjung dinyatakan positif memakai narkoba.

Sebelumnya diskotek Old City juga pernah berurusan dengan polisi yang mana seorang bernama Frengky Bata (36) membuat keributan lantaran menodong senjata api pada pengunjung lainnya. Saat dilakukan pemeriksaan tes urine oleh pihak Polisi, rupanya Frengky dinyatakan positif menggunakan barang haram narkoba jenis shabu.