BREAKINGNEWS.CO.ID - Aksi penjahat jalanan  terus berinovasi lewat berbagai modus. Salah satunya lewat tipu-tipu agar korba tak sadar sedang diincar pelaku. Peristiwa terakhir, berupa aksi penjambretan HP dengan modus pelaku yang berpura pura menanyakan arah dengan meminta korbannya menunjukan arah yang hendak ditujunya dengan aplikasi Google Map.

Unit Reskrim Polsek Tanjung Duren, Polres Metro Jakarta Barat menangkap RF (18) pelaku perampasan Handphone modus tanya “Google Map” yang beraksi di Depan Rumah Sakit Royal Taruma Jalan Daan Mogot Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (13/2/2019) dini hari.

Kapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Kompol Lambe Patabang Birana, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi bermula saat korban AM (20) Warga Apartemen Season City, Tambora Jakarta Barat sedang menunggui keluarga yang sedang di rawat di RS Royal Taruma, Rabu dini hari (13/2/2019).

Korban yang mengaku saat melapor, jenuh di dalam rumah sakit, kemudian keluar sebentar untuk melihat suasana depan Rumah Sakit Royal Taruma, sambil memainkan HPnya.

“Saat korban mainkan HPnya, tiba-tiba datang 2 orang pelaku, yakni RF (18) dan BGS (DPO) yang berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna Hitam No. Pol. B-44XX-BOD” ujar Lambe di konformasi, Rabu (13/2/2019).

Lambe mengatakan berdasarkan pemeriksaan korban, pelaku BGS (DPO) bertanya kepada korban arah Tanjung Priuk dan korban memberitahukan dengan isyarat tangan jalan ke arah Tanjung Priuk, akan tetapi Pelaku BGS (DPO) meminta agar korban dapat menunjukan jalan ke arah Tanjung Priuk melalui Google Map Handphone korban.

"Jadi saat korban memperlihatkan Google Map melalui handphone korban, Pelaku BGS (DPO) langsung mengambil handphone Merk Samsung warna putih milik korban dengan tangan kanannya dan sempat terjadi tarik menarik antara korban dengan pelaku, namun kemudian Pelaku BGS (DPO) menyikut dada sebelah kanan korban dengan tangan kiri Pelaku hingga handphone milik korban yang dipegang dengan kedua tangan korban terlepas," ujarnya.

Sementara itu, kedua pelaku yang sudah berhasil mengambil barang milik korban langsung berusaha kabur, akan tetapi kurang 10 meter dari lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarai kedua pelaku terjatuh.

Saat kedua pelaku berusaha lari, korban berteriak jambret...jambret... sambil berusaha mengejar pelaku dan teriakan korban didengar oleh anggota Buser Polsek Tanjung Duren yang sedang melakukan observasi pagi hari, mendengar teriakan korban kemudian anggota Buser langsung mengejar dan selanjutnya berhasil mengamankan pelaku RF (18), sementara satu pelaku lain berhasil kabur ke pemukiman padat yang tidak jauh dari lokasi.

“Tersangka RF (18) yang tertangkap berikut barang bukti HP Merk Samsung warna putih dan 1 sepeda motor Honda Beat warna Hitam No. Pol. B-44XX-BOD yang di gunakan kedua pelaku saat beraksi” ujarnya.

Selanjut pelaku dan barang bukti dibawa dan diamankan ke Polsek Tanjung Duren untuk di proses berdasarkan hukum yg berlaku. “Untuk Pelaku BGS (DPO) hingga kini masih dalam proses pengejaran Anggota” ujar Lambe.

Sementata pelaku yang tertangkap kini harus bertanggung jawab akan perbuatannya dan di kenakal pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan, ancaman hukuman 5 tahun penjara.