BREAKINGNEWS.CO.ID – Usai Mahkamah Konstitusi (MK) Zimbabwe menolak tuduhan kecurangan pemilihan umum (Pemilu) yang diajukan oleh oposisi, Presiden terpilih Zimbabwe, Emmerson Mnangagwa, resmi dilantik untuk masa jabatan selama lima tahun pada Minggu (26/8/2018).

Hakim Agung Zimbabwe Luke Malaba mengambil sumpah Mnangagwa di Stadion Olah Raga Nasional, Harare. "Saya Emmerson Dambudzo Mnangagwa bersumpah bahwa sebagai Presiden Zimbabwe, saya akan setia kepada Zimbabwe dan akan patuh, menjunjung dan membela Konstitusi serta seluruh hukum Zimbabwe," kata Mnangagwa dalam pelantikan seperti dilaporkan kantor berita Xinhua.

Pelantikan Mnangagwa diselenggarakan setelah Mahkamah Konstitusi menolak gugatan dari pemimpin oposisi Nelson Chamisa yang tidak setuju hasil pemilihan umum 30 Juli 2018 lalu. Menurut Komisi Pemilihan Umum Zimbabwe, Mnangagwa mendapatkan 50,67 persen suara jauh di atas Chamisa yang mendapatkan 44,3 persen suara.

Chamisa menuduh terjadi kecurangan dalam pemilu. Akan tetapi Mahkamah Konstitusi menolak petisi Chamisa, dengan alasan pemimpin oposisi Zimbabwe itu tidak berhasil menunjukkan bukti-bukti atas tuduhannya. Sebelum terpilih, Mnangagwa naik sebagai presiden menggantikan Robert Mugabe, yang mundur setelah dipaksa militer dan partainya. Mantan Wakil Presiden (Wapres) Emmerson Mnangagwa dilantik pada Jumat (24/11) lalu sebagai pemimpin baru Zimbabwe.

Puluhan ribu orang berkumpul di Stadion Olahraga Nasional Zimbabwe, untuk menyaksikan pelantikan mantan Wakil Presiden Emmerson Mnangagwa menjadi presiden. Mnangagwa, yang dipecat dari dari jabatannya oleh Robert Mugabe, menyatakan akan mematuhi aturan hukum. "Saya akan setia kepada Zimbabwe dan mematuhi, menjunjung tinggi dan mempertahankan konstitusi dan semua undang-undang Zimbabwe lainnya," kata Mnangagwa saat mengambil sumpah jabatan di depan kepala hakim Zimbabwe.

Mnangagwa kemudian menerima rantai dan sepatu dinasnya, sebelum menerima penghormatan dan janji kesetiaan dari para panglima militer. Dalam pidato pengukuhannya, Emmerson Mnangagwa memuji Mugabe dan menyebutnya sebagai "satu-satunya pendiri negara Zimbabwe yang masih hidup." Selanjutnya dia mengatakan, politik dalam negeri Zimbabwe telah "diracuni" masyarakat sangat “terpolarisasi.”

Presiden Zimbabwe yang baru ini berjanji untuk memberi kompensasi kepada petani yang tanahnya disita berdasarkan program redistribusi tanah yang dilaksanakan Mugabe. Dia juga berjanji akan memberantas korupsi "Aksi korupsi harus segera dihentikan, dimana pun terjadi, keadilan cepat harus dilayani," kata Emmerson Mnangagwa.