BREAKINGNEWS.CO.ID - Sehubungan dengan adanya Asian Games 2018 yang berlangsung pada 18 Agustus hingga 2 September 2018. Liga 1 libur selama satu bulan. Menjelang libur tersebut, pemuncak klasemen sementara Liga 1, Persib Bandung bertandang ke Stadion Aji Imbut, Tenggarong, kandang dari Mitra Kukar, pada Jumat (10/8/2018).

Hasilnya, Persib Bandung harus menelan kekalahan dari tuan rumah 0-1. Bayu Pradana menjadi penentu kemenangan Mitra Kukar. Kapten Mitra Kukar itu mencetak gol tunggal pada menit ke-87. Dengan hasil itu, Persib Bandung yang sebelumnya nyaman di puncak klasemen dengan selisih lima poin dari peringat dua, kini jarak itu terpangkas. Alhasil, Supardi Nasir dan kawan-kawan hanya berjarak tiga poin dari Bali United si posisi kedua.

Salahkan Wasit

Pelatih Persib Bandungm, Mario Gomez menganggap wasit tidak fair. Mario mengatakan, dua pelanggaran yang terjadi di area kotak 12 pas Mitra Kukar tak membuat wasit Iwan Sukoco memberikan hadiah penalti bagi timnya. "Saya tidak akan berkomentar dari satu gol Mitra Kukar. Tapi seharusnya kami memiliki dua tendanan penalti," kata Mario Gomez selepas pertadingan

Pelatih asal Argentina ini pun menganggap bahwa PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sengaja ingin membuat Persib kalah di laga kali ini. Dengan menunjuk Iwan Sukoco sebagai wasit pertandingan.

"Federasi (PT LIB) menyimpan satu wasit dari Malang dan kami akan bermain melawan Arema di pertandingan selanjutnya. Saya tidak bisa mengerti. Kami tidak bisa bermain dengan 12 pemain. Karena wasit punya kesempatan untuk otu. Tapi kami tahu, kami punya lawan dan musuh dan sebagian musuh adalah federasi," tegas Mario Gomez.

Meski demikian, Mario Gomez menyatakan tidak akan takut dan akan terus siap tempur dalam menghadapi setiap pertandingan. "Kami akan terus fight dan saya akan berikan istirahat untuk beberapa pemain dan mempersiapkan pemain untuk 15 Agustus (melawan PSKC Cimahi) di Piala Indonesia. Karena tim lain pada libur tapi kami tidak," pungkasnya.