BREAKINGNEWS.CO.ID – Pembalap Alma Ducati Racing Team, Jack Miller sudah tak sabar untuk melihat calon tandem baru Francesco Bagnaia untuk beraksi di atas Desmosedici, tunggan andalan mereka pada musim balapan MotoGP 2019 mendatang. Rasa penasaran tersebut tak terlepas dari perfoma impresif yang ditunjukan pembalap muda asal Italia tersebut di kelas Moto2.

Bintang Moto2 dan pembalap Sky Racing Team VR46 itu telah resmi digaet Pramac Racing dengan kontrak berdurasi dua tahun. Pecco, sapaan akrabnya, akan menggantikan Danilo Petrucci, serta bakal menggeber Ducati Desmosedici GP18. Bagnaia bukanlah satu-satunya yang berstatus rookie musim depan. Sejumlah rivalnya, seperti Miguel Oliveira dan Joan Mir, kemungkinan besar termasuk Fabio Quartararo yang juga akan melangkahkan kaki ke kelas premier. Hadirnya para pembalap muda di grid MotoGP tentunya patut dinanti.

Francesco Bagnaia

Menanggapi sosok Pecco, Miller pun tak menutupi rasa antuasiasnya terhadap salah satu anak didik Valentino Rossi tersebut. Ia mengganggap sang calon rekan setim tampil bagus setiap kali mengendarai Kalex dalam setiap balapan Moto2. “Akan bagus. Ada beberapa rookie yang datang dan sudah ada beberapa rookie di sini (MotoGP) yang sudah baik,” ucap Miller ketika ditanya soal duet dengan Bagnaia.

“Terus terang saya cukup tertarik untuk melihat ke mana dia akan melaju, karena saya tahu motor yang dia kendarai cukup baik dan dia melakukan pekerjaan sangat baik saat ini. Menurut saya, misalnya, jika dia ke Yamaha, kita bisa dalam masalah. Dia bisa menjadi Zarco yang lain. Ini akan menjadi sangat menyenangkan, serta bagus melihat pembalap muda di kejuaraan dan itu membuat balapan benar-benar menarik. Seperti yang telah kita lihat, orang-orang muda yang datang selalu membawa darah baru ke kejuaraan dan membuat balapan benar-benar menarik," paparnya. 

“Anda disalip (Jorge) Lorenzo atau Dani (Pedrosa) yang sudah lama balapan di sini (MotoGP) itu tidak lebih agresif dibandingkan jika Anda dilewati seseorang yang baru keluar dari Moto2. Saya mengbrol dengan Cal tentang Franco (Morbidelli), dan Cal start dengan mereka di Le Mans. Ketika dia sedikit mundur di grid, dia mengatakan beberapa lap pertama berada di luar kendali. Itu bagus,” tutupnya.