JAKARTA - Manajer Tim Ducati Team, Davide Tardozzi juga mengaku sangat terkesan cara Jack Miller menjinakan Desmosedici GP17 yang menghantarkanya masuk dalam jejeran 10 besar pebalap di empat seri pertama, meraih pole fenomenal di Argentina dan nyaris meraih podium usai finis keempat. Meski begitu, Tardozzi yakin 2019 bukan waktu yang tepat bagi Miller untuk naik ke tim pabrikan.

"Jack masih merangkak naik dan masih dalam tahap belajar, karena ia tak punya kesempatan terbaik dalam tahun-tahun pertamanya di MotoGP. Jadi ia punya banyak hal yang masih harus dikembangkan. Pertama, kami minta dia tampil konsisten, dan sekalinya konsisten, ia bisa berusaha melaju cepat. Kini, ia tengah melakukannya," ujarnya dikutip Motor Sport Magazine.

Desmosedici pun diketahui memiliki sebuah masalah 'klasik' yang hingga kini belum ditemukan solusi jitunya, yakni sulitnya motor diajak berpindah arah di tikungan. Masalah ini lebih parah terjadi pada motor GP17 ketimbang GP18, namun Miller justru tak pernah mengeluhkannya, dan inilah yang membuat Ducati takjub.

"Kami harus menunggu dan tak memberinya beban. Kami butuh waktu dengan Jack; mungkin tidak setahun, melainkan dua tahun. Tapi kami percaya ia punya talenta untuk jadi rider Ducati yang cepat. Gaya balapnya cocok dan sempurna bagi motor kami: jika motornya tak mau belok, dia bikin motornya belok!" ungkap Tardozzi.