BREAKINGNEWS.CO.ID – Microsoft baru saja mengumumkan fitur baru yang akan segera hadir dalam aplikasi OneDrive dan Office versi Android serta iOS.

Sebagian besar fitur terbaru dari Microsoft ini tersedia untuk aplikasi versi masing-masing sistem operasi, namun beberapa di antaranya secara khusus dirilis untuk aplikasi versi Android dan juga iOS.

Dalam aplikasi Word, Excel dan PowerPoint di platform Android serta iOS kini akan menggunakan fitur percakapan dan berbagi serupa. Fitur terbaru yang akan tersedia di kedua platform mobile ini akan memungkinkan bagi para penggunanya untuk berbagi dokumen dengan rekan dan kolega dengan lebih mudah dan praktis.

Disamping itu, aplikasi OneDrive juga akan menerima fungsionalitas Mobile Capture baru, memungkinkan bagi para pengguna Android dan iOS untuk memindai dokumen, papan tulis, gambar dari lapangan dan juga mengunjungi situs via aplikasi.

Tak hanya itu saja, fungsionalitas ini juga akan berbekal opsi untuk menambahkan metadata khusus ke berbagai hal yang dapat dipindai pengguna dengan aplikasi mobile OneDrive.

Baik gambar dan metadata nantinya bakal ditambahkan ke sejumlah perpustakaan terpilih secara bersamaan. Fitur lain yang dihadirkan Microsoft ialah pesan baru yang akan segera meminta pengguna OneDrive untuk berbagi hasil pindaian dengan individu undangan rapat.

Fitur berbagi catatan rapat itu memanfaatkan dukungan Microsoft Graph, yang menghubungkan file, hasil pindaian, rapat dan lainya. Pengguna aplikasi OneDrive nantinya bakal dapat menikmati fitur baru baik di platform Android dan juga iOS pada bulan November ini.

Sebelumnya, Microsoft sendiri telah memperkenalkan cara baru untuk melakukan pencarian tanpa perlu meninggalkan aplikasi keyboard yang telah diakusisinya pada bulan Februari 2016 lalu, yaitu Swiftkey. Versi beta terbaru dari aplikasi untuk perangkat Android ini telah dibekali dengan tombol Bing khusus.

Disamping itu, Microsoft juga menjadi salah satu perusahaan yang paling berharga kedua di Amerika Serikat, terlihat dari laporan keuangan yang terbaru menyebut jika perusahaan berbasis di Redmond, Washington, Amerika Serikat ini kini bernilai sebesar USD823 miliar atau setara dengan Rp12,6 triliun. Nilai tersebut masih lebih tinggi dari kapitalisasi pasar Amazon yang bernilai USD805 miliar atau setara dengan Rp12,2 triliun.