BREAKINGNEWS.CO.ID – Wakil ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengatakan, pihaknya yakin aparat kepolisian saat ini sedang bekerja keras mengungkap kasus penyerangan teror bom yang dialami oleh para pimpinan KPK belakangan ini. Meski diteror, Laode mengaku tetap konsisten bekerja untuk terus memerangi korupsi. 

“Saya yakin saat ini POLRI tengah bekerja keras untuk mengungkap semua terror, baik itu yang ditujukan pada staf dan pimpinan KPK, dan mudah-mudahan pada waktu dekat ini dapat disampaikan hasilnya,” kata Laode pada para wartawan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa (15/1/2019).

Seperti yang diberitakan sebelumnya, para pimpinan KPK kembali mendapat terror dari orang yang tak dikenal pada Rabu (9/1) pekan lalu. Dimana rumah Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif yang terletak di daerah Kalibata, Jakarta Selatan dilempari bom Molotov. Hal yang sama juga terjadi di rumah Ketua KPK Agus Rahardjo yang terletak di Bekasi.

Namun sampai saat ini pihak kepolisian belum berhasil mengungkap motif dan pelaku dari kasus ini. Menanggapi hal tersebut Laode sebagai korban mengaku bahwa saat ini KPK dan pihak Kepolisian telah membentuk tim khusus untuk menanggulangi kasus ini.” Saat ini Kepolisian sudah membentuk tim baru. Dalam tim tersebut, KPK juga turut mengirim beberapa penyidik dan penyelidik sesuai rekomendasi dari Komas HAM,” Laode menambahkan.

Dengan ada ancama terror bom seperti ini, dirinya mengaku tak akan gentar dalam menjalani tugasnya sebagai salah satu bagian dari penegak hukum dalam memberantasan korupsi di Indonesia. Ia menegaskan bahwa KPK tak akan takut dan akan terus bekerja keras dalam memerangi korupsi untuk Indonesia yang lebih baik kedepan,” Demi bangsa ini, kami tak akan berhenti bekerja untuk memberantas korupsi hanya karena ada terror bom seperti ini,” tegas Laode.