BREAKINGNEWS.CO.ID - Pelatih Persija Jakarta, Ivan Kolev harus memutar otak untuk meracik strategi terbaik dalam menyiasati padatnya jadwal. Persija saat ini mengikuti dua kompetisi sekaligus yaitu gelaran pramusim Piala Presiden dan Piala AFC 2019.

Terdeka, Macan Kemayoran akan menghadapi Borneo FC pada laga perdana Piala Presiden Selasa (5/3/2019). Setelah itu, Madura United akan menjadi lawan Persija pada laga kedua fase grup Piala Presiden pada Jumat (8/3).

Selanjutnya, Bambang Pamungkas dan kolega akan menghadapi laga kedua Piala AFC dengan bertandang ke markas Shan United pada 12 Maret mendatang. Kemudian, Persija masih melakoni laga terakhir Grup D Piala Presiden 2019 menghadapi PSS Sleman, Jumat (15/3). Artinya, dalam waktu 10 hari Persija harus memainkan empat pertandingan.

“Masalah kami adalah bagaimana membuat pemain segar di saat bermain dengan rentang waktu dua sampai tiga hari. Chelsea, Real Madrid, Barcelona pasti tidak bisa. Apalagi kami ada gim tanggal 5, 8, 12, dan 15. Itu memang susah sekali. Namun tentu saja kami coba memaksimalkan semua pemain,” kata Ivan Kolev.

Untuk itu, Kolev akan memaksimal seluruh pemain, termasuk menurunkan pemain muda seperti Nugroho Fatchu Rochman, lalu Resky Fandi dan beberapa pemain muda yang dimiliki Persija. "Memang di satu sisi menggantikan pemain hampir seluruhnya akan merusak ritme. Tapi itu harus saya lakukan jadwal juga sangat padat," ucapnya.

“Kami akan cari solusi terkait masalah ini. Hal ini memang bukan sesuatu yang mudah, tapi kami akan mencari permainan sendiri beruntung kami punya skuat yang mendalam.”ujarnya, menambahkan,

Striker Baru Belum Padu

Persija mendatangkan Silvio Escobar dari Perseru Serui. Pemain asal Paraguay tersebut diharapkan dapat menggantikan peran Marko Simic yang saat ini tertahan di Australia karena dugaan kasus pelecehan seksual.

Silvio Escobar telah menjalani debutnya bersama Persija. Itu dia lakukan saat Persija menjamu Becac Binh Duong pada laga perdana Piala AFC di Stadion Utama Gelora Bung Karni (SUGBK), Jakarta, (26/2). Akan tetapi, hasilnya belum maksimal karena Persija gagal menang setelah bermain 0-0.

Tampil di hadapan publik sendiri, Macan Kemayoran memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol. Namun, lini depan Persija tak mampu berbuat banyak di depan gawang lawan. Walhasil, terlalu banyak peluang terbuang pada laga tersebut.Diakui Kolev, pemainnya kurang begitu maksimal memanfaatkan peluang. Padahal, mereka menguasai pertandingan sepanjang 70 menit.