BREAKINGNEWS.CO.ID -  Seperti jelang perayaaan HUT RI tahun-tahun sebelumnya, sejumlah rangkaian acara seremonial padat akan dilakoni oleh Presiden Joko Widodo. Demikian juga kali ini, sehari jelang HUT puncak kemerdekaan ke7-74,, pada Jumat (16/8/2019) ini Jokowi, dijadwalkan berpidato sebanyak tiga kali di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta.

Seperti dikutip dari laman Antaranews.com,  pidato pertama akan berlangsung pada  Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2019 mulai pukul 08:30 WIB. Selanjutnya, pada pukul 10:38 WIB, Presiden akan menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT ke-74 Kemerdekaan RI. Selama 40 menit Presiden berpidato pada Sidang Bersama DPD RI-DPR RI.

Sementara pada siang  pukul 14:20 WIB Presiden berpidato dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU Tentang APBN Tahun Anggaran 2020 beserta Nota Keuangannya.

Usai berpidato, sekitar pukul 15:05 Presiden Jokowi dijadwalkan menyerahkan RUU tentang RAPBN Tahun 2020 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya kepada Ketua DPR RI dilanjutkan dengan penyerahan RUU tentang RAPBN Tahun 2020 besarta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya serta surat permintaan pertimbangan dari Ketua DPR RI kepada Ketua DPR RI.

Sebelumnya, pada Kamis (15/8) pukul 18:00 WIB Presiden telah meninjau langsung persiapan pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI. Presiden tiba di Gedung Nusantara atau Gedung Kura-kura menggunakan kendaraan dinas kepresidenan yang disambut oleh Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar, dan jajarannya, yang kemudian mengantar Presiden menaiki eskalator menuju ruang sidang di Gedung Nusantara.

Tunggu Kejutan

Terlepas dari semua agenda tersebut, publik kini sedang menunggu kejutan apa yang akan disampaikan mantan walikota Solo tersebut dari ketiga Pidato Kenegaraan jelang perayaan HUT ke-74 Kemerdekaan RI ini.

Dalam pidato kenegaraan ini, Presiden sebelumnya selalu memakai pakaian resmi, yakni jas lengkap, namun Presiden Joko Widodo memulai tradisi baru yang berbeda dari para pendahulunya.

Presiden Jokowi selalu memberi kejutan-kejutan, seperti dilakukan pada tahun lalu, saat tiba-tiba muncul di hadapan sidang MPR dengan mengenakan baju adat Bugis.

Hal ini membuat semua orang terkejut dengan penampilan Presiden Jokowi. Bagi masyarakat awam, penampilan Presiden tersebut menjadi sangat menarik.

Presiden Jokowi memberi kesegaran baru atas Pidato Kenegaraan yang selama ini sangat formal, kaku, dan menegangkan.

Pada tahun lalu, pemakaian baju adat, dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengenakan baju adat Jawa, memberi pesan penting akan keberagaman Indonesia.

Hal tersebut menjadi langkah brilian Presiden Jokowi karena bisa memanfaatkan forum Pidato Kenegaraan untuk memberikan pesan-pesan kebangsaan non-verbal dengan maksimal.

Presiden Jokowi juga menyelipkan pesan-pesan atau pepatah dari berbagai daerah. Pesan-pesan yang selama ini menghidupi rakyat Indonesia, menjadi pegangan bagi masyarakat di berbagai penjuru tanah air.

Untuk itu perlu kita tunggu Jumat pagi ini, Presiden Jokowi kejutan apa lagi yang bakal muncul, apakah memakai baju adat atau balik dengan pakaian resmi seperti pendahulunya.