BREAKINGNEWS.CO.ID-Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak jemaah haji Indonesia di Tanah Suci untuk mendoakan keselamatan bangsa dan korban musibah gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Gempa berkekuatan 7 SR mengguncang Lombok, NTB, Minggu (5/8/2018) sekitar pukul 19.46 waktu setempat. Hingga Senin (6/8) pagi ini disebutkan sebanyak 89 orang meninggal dunia, ratusan lainnya luka-luka.  Gempa ini juga mengakibatkan kerusakan parah sejumlah bangunan rumah dan fasilitas umum, di NTB dan Bali.

"Saya mengajak jemaah haji Indonesia yang kini berada di Tanah Suci untuk ikut mendoakan keselamatan bangsa,  khususnya masyarakat NTB dan Bali yang tengah ditimpa musibah akibat gempa," kata Menag di Jakarta, Senin pagi. 

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan dukacita mendalam dan berharap masyarakat NTB dan Bali yang mengalami dampak buruk dari peristiwa alam tersebut diberi kekuatan dan ketabahan. 

Menag telah meminta jajarannya, mulai dari Kepala Kanwil Kemenag Provinsi hingga para Kepala Kantor Kemenag Kab/Kota di wilayah Nusa Tengga Berat untuk proaktif dalam membantu penanganan korban gempa.

"Kepada umat Islam Indonesia, mari kita lakukan Salat Gaib untuk para korban wafat," ajaknya. 

Sebanyak 10 kloter jemaah asal NTB telah diberangkatkan ke Tanah Suci sejak 17 Juli hingga 1 Agustus 2018. Masih ada sebelas jemaah yang akan diberangkatkan dalam kloter gabungan pada pertengahan Agustus ini. 

"Saya harap semua bisa diterbangkan sesuai jadwal dan tidak terkendala oleh peristiwa gempa," tuturnya.

Hingga hari ini,  sudah 332 dari 508 kloter jemaah haji Indonesia yang berada di Tanah Suci. Proses pemberangkatan jemaah akan berlangsung hingga 15 Agustus mendatang.