BREKINGNEWS.CO.ID – Liga Premier Inggris musim 2018/2019 telah memasuki paruh kedua kompetisi. Inilah peluang juara tim penghuni enam besar Liga Inggris yaitu, Liverpool, Tottenham Hotspur, Manchester City, Chelsea, Arsenal, dan Manchester United.

Liga Inggris sudah melalui pekan ke-19 seiring berakhirnya Boxing Day. Liverpool saat ini duduk di puncak klasemen dengan perolehan nilai 51 poin, unggul enam angka atas Tottenham Hotspur yang ada di posisi kedua. Manchester City yang merupakan juara bertahan berada di posisi ketiga dengan perolehan nilai 44 poin, disusul Chelsea (40), Arsenal (38), dan Manchester United (32).

Berikut peluang juara enam tim besar Liga Inggris musim ini:

1. Liverpool

Liverpool jelas merupakan tim tebaik di paruh pertama kompetisi dan terus berlanjut hingga pekan ke-19. The Reds musim ini berhasil menambal kelemahan-kelemahan yang masih terlihat pada musim lalu. Kehadiran Alisson Becker sebagai penjaga gawang benar-benar merupakan 'bagian hilang' yang pada akhirnya ditemukan oleh pelatih Juergen Klopp. Liverpool mampu mempertahankan status tak terkalahkan hingga saat ini.

Liverpool mampu tampil konsisten dan punya kedalaman skuad yang lebih bagus dibandingkan musim lalu. Sejumlah masalah cedera tidak menjadi halangan bagi Klopp. Tidak hanya itu, Liverpool juga bisa menang saat tidak tampil meyakinkan, contohnya ketika mengalahkan Everton 1-0 lewat gol Divock Origi di menit ke-96. Di paruh kedua, tantangan Liverpool bakal terasa lebih berat. Terlebih, mereka masih bertahan di Liga Champions dan Piala FA.

Kebugaran pemain dan cedera berat akan menjadi tantangan serius untuk Liverpool. Apabila Liverpool tersingkir di Liga Champions, maka hal itu bisa berarti positif dalam perburuan gelar Liga Inggris karena mereka bisa fokus sepenuhnya di kompetisi domestik. Dengan melihat penampilan saat ini, Liverpool jelas merupakan tim paling difavoritkan untuk jadi juara Liga Inggris musim ini sekaligus mengakhiri puasa gelar Liga Inggris selama dua dekade.

2. Tottenham Hotspur

Tottenham Hotspur ada di posisi kedua Liga Inggris dengan selisih enam poin dari Liverpool. Tottenham selama ini selalu jadi kuda hitam dan akan kembali menjadi kuda hitam pada musim ini. Tottenham tidak terlihat tampil menonjol di paruh awal akan tetapi berhasil memenangkan nyaris seluruh laga yang di atas kertas bisa mereka menangkan. Tottenham sudah bisa tampil stabil dan konsisten sebagai sebuah tim mengingat mereka memiliki skuad yang sama dibandingkan musim sebelumnya.

Meskipun bukan menjadi pesaing utama Liverpool, Tottenham tetap tak bisa dipandang sebelah mata. Mereka memiliki skuad yang solid dan punya kemampuan menyaingi tim-tim besar lainnya. Jika Tottenham bisa memaksimalkan duel-duel sesama tim di zona papan atas, Tottenham akan bertahan hingga akhir musim sebagai penantang dalam perburuan gelar juara.

3. Manchester City

Manchester City saat ini tentu tengah menyesali buruknya penampilan mereka di bulan Desember. Tiga kekalahan dari empat laga terakhir membuat situasi berubah 180 derajat. Keunggulan dua angka atas Liverpool berubah menjadi ketinggalan tujuh poin dari The Reds saat ini. Celakanya, tren buruk terjadi saat jadwal Liga Inggris tengah padat sehingga pelatih Pep Guardiola tak bisa mengambil jeda untuk mengembalikan kepercayaan diri dan ketenangan pemain-pemain Manchester City.

Dua laga berikutnya bakal sangat krusial untuk Manchester City. Duel tandang lawan Southampton tidak akan mudah lantaran Southampton termasuk sulit ditaklukkan di kandang. Selepas laga lawan Southampton, Manchester City menjamu Liverpool. Duel ini wajib dimenangkan Manchester City untuk kembali mempersempit jarak mereka dengan The Reds. Apabila mereka tumbang di hadapan Liverpool, Manchester City sepertinya butuh sentuhan keajaiban untuk bisa berlari mendekat kembali ke Liverpool. Manchester City disebut membidik Isco di bursa transfer Januari. Akan tetapi masalah utama Manchester City saat ini bukan di kedalaman skuad, melainkan di kepercayaan diri yang tengah runtuh.

4. Chelsea

Chelsea saat ini ada di posisi keempat klasemen Liga Inggris dengan kondisi tertinggal 11 angka dari Liverpool. Selisih tersebut membuat Chelsea berpikir realistis dalam perburuan gelar Liga Inggris. Di bawah arahan pelatih Maurizio Sarri, Chelsea sempat tampil menggeliat dan berlarian sejajar dengan Manchester City dan Liverpool. Meski sempat menang 2-0 atas Manchester City di bulan Desember, namun dua kekalahan mengejutkan dari Wolverhampton Wanderers dan Leicester City membuat selisih mereka dengan Liverpool jadi melebar jauh.

Fokus utama The Blues di musim pertama Sarri adalah mengembalikan Chelsea ke zona empat besar. Jadi mereka tidak akan terlalu kecewa bila tak bisa jadi juara. Prinsip 'nothing to lose' ini bisa mengantar Chelsea melebihi target awal mereka finis di zona empat besar. Keuntungan lain Chelsea adalah mereka hanya berlaga di Liga Europa yang persaingannya tidak seketat Liga Champions yang diikuti Manchester City, Liverpool, dan Tottenham Hotspur. Masalah terbesar Chelsea adalah ujung tombak mereka. Alvaro Morata tidak terlalu bersinar sesuai harapan. Bila Chelsea bisa mendapatkan bomber baru, maka itu yang akan jadi pembeda The Blues di paruh kedua.

5. Arsenal

Seperti halnya Chelsea, target Arsenal musim ini adalah kembali ke empat besar Liga Inggris. The Gunners bersikap realistis menatap perburuan gelar juara. Pelatih Unai Emery mampu membawa Arsenal kembali tampil atraktif dan menggigit. Sayangnya, Arsenal memulai start dengan kurang baik sehingga mereka punya selisih yang cukup signifikan saat ini.

Peluang Arsenal untuk jadi juara musim ini terbilang berat. The Gunners hanya akan berusaha keras merebut zona empat besar. Arsenal akan bersaing keras dengan Chelsea dan berusaha mengejar Tottenham Hotspur untuk bisa mengamankan posisi di empat besar. Arsenal dikabarkan memburu Ever Banega, Ousmane Dembele, hingga Nabil Fekir. Apabila Arsenal berhasil mendapat salah satu dari pemain tersebut, maka amunisi mereka di lini depan akan semakin menakutkan bagi tim lawan.

6. Manchester United

Manchester United berada di posisi keenam dengan nilai 32 poin, tertinggal 19 angka dari Liverpool. Selisih yang demikian besar membuat Manchester United nyaris mustahil bila masih berani berbicara tentang peluang jadi juara Liga Inggris musim ini. Manchester United butuh keajaiban besar dan tergelincirnya klub-klub di atas mereka secara rutin Apabila mereka masih bermimpi untuk jadi juara.

Pilihan paling logis Manchester United adalah finis di posisi empat besar. Saat ini mereka berjarak delapan poin dari Chelsea yang menghuni batas akhir zona empat besar. Dari segi mental tim, Manchester United tengah dalam kondisi bagus seiring perginya Jose Mourinho yang bermasalah dengan sejumlah pemain Manchester United. Dua kemenangan di bawah manajer Ole Gunnar Solskjaer membuat Manchester United bisa percaya diri menghadapi laga-laga berikutnya. Dalam rumor bursa transfer, Manchester United dikabarkan mengincar bek tengah. Jika sukses merekrut bek tengah yang kompeten, Manchester United masih bisa bermimpi finis di posisi empat besar.