BREAKINGNEWS.CO.ID - Seorang bandar narkoba diketahui bernama Satriandi, tewas ditembak karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap di Perumahan Palma Residence, Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (24/7/2019).

"Kontak tembak antara polisi dengan terduga bandar narkoba yang bersenjata api," ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (24/7/2019).

Sebelum menciduk pelaku, polisi telah lebih dulu melakukan pemantauan selama dua hari lamanya. Dihari penyergapan, Satriandi dan rekannya melawan dengan cara melakukan penembakan.

Dalam kejadian itu, pelaku coba lari ke areal Pondok Pesantren Babussalam Pekanbaru, di Jalan HR Soebrantas Panam. Sampai akhirnya aksi jual beli tembakan terjadi hingga menewaskan pelaku. 

Sementara itu, temannya sendiri berhasil diamankan. Setelahnya polisi menggeledah rumah Nomor 06 Palma Residence yang diduga ditempati oleh para pelaku.

Dari sana polisi menyita beberapa barang bukti berupa senpi. Ada juga peluru yang disita di sana. 

Belakangan diketahui yang bersangkutan buronan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Pekanbaru yang kabur tahun 2017 silam. Satriandi divonis 20 tahun penjara, karena membunuh dengan senjata api.