BREAKINGNEWS.CO.ID - Tidak semua masyarakat Indonesia mengenal atau mengetahui lembaga pemerintahan secara keseluruhan. Baik siapa yang bekerja didalamnya hingga tugas lembaga itu sendiri. Sebagian dari mereka hanya sekedar mendengar ataupun melihat dari acara yang ada di televisi khususnya televisi berita saja.

Segala cara dilakukan lembaga pemerintahan agar dekat dengan masyarakat, baik dilakukan dengan personal maupun melalui media sosial, namun hal tersebut di rasa belum cukup. Untuk itu, lembaga pemerintahan menggunakan media yang memang lebih mudah untuk di pahami dan di mengerti masyarakat, dengan mengadakan acara seperti karnaval, festival, perlombaan dan lainnya.

Hal itulah yang mendasari salah satu lembaga pemerintah yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK yang membuat Anti Corruption Film Festival (ACFFEST) 2018. Melalui acara ini, KPK bisa memberitahukan tentang bahayanya tindakan korupsi walau dari hal dan lingkup kecil sekalipun.

Tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-4 kalinya sejak 2015 lalu. Pada Kamis (28/6/2018) pihak penyelenggara yaitu KPK mengadakan press confrence untuk peluncuran ACFFEST 2018 di kantor mereka di kawasan Kuningan, Jakarta.

Saut Situmorang selaku Wakil Ketua KPK sekaligus pihak penyelenggara mengatakan acara ini sengaja dibuat untuk menginspirasi masyarakat bahkan KPK sendiri akan bahayanya tindakan korupsi, namun dengan cara yang lebih menyenangkan yaitu melalui sebuah film.

“Ini merupakan satu langkah baru, kemudian kita mengingatkan orang dengan cara yang lebih sederhana, lebih a wise. Mudah-mudahan kami ketemu yang bisa box office. Kalau memang dalam studi nanti ada beberapa skenario yang ditulis orang akan kami nilai. Kemudian ada beberapa dari meraka ingin ketemu seorang penyidik karena ingn tahu kejadian yang sebenarnya seperti apa, sehingga seperti real. Apakah itu tiang listrik, atau apa saja kita ngga tahu, tapi menarik untuk dijadikan sebuah cerita yang sudah milik publik. Seperti periode-periode kebelakang, ini adalah evaluasi kita. Sebelumnya kita terima jadi, sekarang kita sama-sama diarahkan untuk kemudian kita lebih profesional. Kemudian penulisannya sepeti apa nanti jadi layak untuk dilihat. Satu yang paling susah buat bangsa Indonesia memberantas korupsi, mereka tidak sustainable memberantas korupsi, mereka sepotong-potong. Makanya saya katakan KPK tidak boleh berhenti dan membuat film jangan berhenti. Yang paling penting dalam memberantas korupsi itu sustainable dan simulasi di banyak tempat dengan banyak cara. Kita berharap nanti akan ada sebuah upaya yang dibuat orang memberantas korupsi dengan gembira dan senang, walau kedepannya ada yang terseok-seok dan tertinggal”, ujar Pimpinan Komisi Pemberantas Korupsi, Saud Situmorang saat memberi sambutan ACFFEST2018 di gedung KPK, Jakarta, Kamis (28/6/2018).

Selain Wakil Ketua KPK Saut Situmorang yang hadir dalam acara peluncuran ACFFEST 2018. Hadir pula Sujanarko selaku Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat dan kedua juri dari acara tersebut yaitu Jujur Prananto (penulis skenario) dan Kamila Andini (sutradara film).