BREAKINGNEWS.CO.ID - Masyarakat Cinta Masjid (MCM) Pusat secara resmi mengukuhkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) untuk Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), di Tribun Karebosi, Makassar, pada Rabu (20/3/2019).

Ketua Masyarakat Cinta Masjid (MCM), Wishnu Dewanto, kembali menyerukan kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di seluruh Indonesia untuk mencegah penggunaan rumah ibadah sebagai tempat ajang kegiatan politik praktis. Masjid dan musala harus bersih dari kegiatan yang berkaitan dengan pemilihan umum (Pemilu) 2019. Dalam kunjungannya tersebut, MCM berniat untuk memberikan edukasi penting perihal masjid yang tidak boleh dijadikan untuk ajang kampanye oleh politisi dan hanya murni sebagai tempat ibadah.

“MCM terus melakukan konsolidasi dan sosialiasi, terutama agar para katib bisa memberikan ceramah yang sejuk dan menjauhi ceramah-ceramah yang mengarah pada politik praktis," tuturnya. Wishnu Dewanto kembali menyampikan bahwa hal tersebut juga dalam rangka menjaga ukhuwah Islamiyah, mensyukuri keragaman dan perbedaan sebagai sebuah rahmat.

Ketua Dewan Pembina Masyarakat Cinta Masjid (MCM), Budi Karya Sumadi, menuturkan, MCM bertekad untuk menjadi pelopor dan perekat umat serta berdiri di depan dalam menjaga keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menuju Indonesia maju. (Foto: Dok. pribadi).

“Kami mendorong mereka menyampaikan pesan dakwah yang sejuk kepada masyarakat. Kami akan terus mengajak masyarakat dan merangkul semua potensi bangsa yang ada dengan cara menjaga fungsi dan citra masjid sebagai rumah ibadah dan menolak masjid dijadikan alat kepentingan politik,” papar Wishnu. Jelang Pemilu 2019 mendatang, pihaknya meminta agar fungsi masjid sebagai sarana ibadah tidak dijadikan tempat memobilisasi umat untuk kepentingan salah satu capres yang dapat menimbulkan potensi memecah belah umat.

"Melalui kegiatan positif ini, MCM bertekad untuk menjadi pelopor dan perekat umat serta berdiri di depan dalam menjaga keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menuju Indonesia maju,” tukas Wishnu. Sementara itu, Ketua Dewan Pembina MCM, Budi Karya Sumadi, menambahkan bahwa pihaknya terus mengajak dan menyebarkan kebaikan dan pesan damai. Melalui gerakan tersebut, ia berharap rumah-rumah ibadah seperti masjid digunakan juga untuk menyebarkan rasa cinta terhadap Tanah Air.

Warga Makassar menghadiri peresmian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Masyarakat Cinta Masjid untuk Provinsi Sulawesi selatan, Rabu (20/3/2019). (Foto: Dok. pribadi).

Dengan demikian, umat dapat menempatkan agamanya sebagai pembawa kesejahteraan atau rahmatan lil 'alamin. "Karena itu, seharusnya masjid jangan dirusak oleh hal-hal yang selalu tidak benar yang bersifat manipulatif politik yang merusak kesucian dan menjadikan masjid partisan politik, hoaks atau pun berita bohong bahkan menebar kebencian," katanya di lokasi.

Dalam kesempatan tersebut, Moch Ramdhan Pomanto didapuk menjadi Ketua MCM Sulsel. Pembacaan surat keputusan dilakukan oleh sekretaris jenderal (Sekjen) MCM, Ashraf Ali dan pelantikan serta pembacaan naskah pelantikan oleh Ketum MCM, Wishnu Dewanto. Tidak hanya itu, kegiatan tersebut juga disertai dengan penyerahan sejumlah bantuan dan tausiah untuk Indonesia Maju yang disampaikan oleh Arifuddin Lewa.