BREAKINGNEWS.CO.ID - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA juga merilis hasil survei dengan segmen ormas Islam. Sejumlah ormas seperti Nahdatul Ulama hingga Muhammadiyah pun masuk dalam lingkaran survei LSI.

LSI mencatatkan bahwa dukungan ormas kepada pasangan capres-cawapres di Pilpres 2019 cukup menarik perhatian. Di segmen ormas Islam ini juga terjadi pergeseran dukungan.

NU misalnya, pada periode Februari 2019 sebanyak 64,1 persen Nahdiyin mendukung Jokowi-Ma'ruf. Behitu juga dengan Muhammadiyah, sebanyak 33,3 persen menyatakan dukungannya kepada paslon 01 itu. Persaudaraan Alumni (PA) 212 juga menyatakan dukungannya sebesar 14,3 persen.

"Adapun kategori ormas lainnya menyatakan dukungan kepada Jokowi sebesar 78,6 persen. Dan pemilih yang tidak merasa dari ormas manapun sebesar 49,6 persen mendukung Jokowi," kata Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa dalam rilis survei yang mengusung tema 'Pergeseran Sentimen Agama
Setelah 6 Bulan Kampanye' di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (5/3/2019).

Berdasarkan data yang didapat, LSI Denny JA pun menyimpulkan bahwa dalam kurun waktu 6 bulan, di pemilih Muslim dukungan atas Jokowi-Ma'ruf menurun di berbagai ormas Islam kecuali dari kalangan NU.

Sementara itu, dukungan pemilih dari kalangan ormas juga terjadi di kubu paslon 02, Prabowo-Sandi. Pada periode Februari 2019, pemilih dari kalangan NU mendukung paslon 02 tersebut sebesar 28,2 persen. Pemilih dari kalangan Muhammadiyah mendukung Prabowo sebesar 62,2 persen. Begitu juga dari PA 212, pemilih dari kalangan tersebut mendukung Prabowo sebesar 85,7 persen.

"Dari kalangan FPI, LSI mencatat sebanyak 100 persen pemilih mensukung Prabowo-Sandi. Tapi dengan catatan dengan 2 persen margin of error dalam survei ini, bisa saja dukungan dari FPI tidak bulat," ujarnya.

"Pemilih dari ormas lainnya yakni sebesar 14,3 persen mendukung Prabowo-Sandi. Sedangkan pemilih yang tidak merasa bagian dari ormas manapun mendukung paslon 02 itu sebesar 36,3 persen," imbuh Ardian.

Meski begitu, LSI pun menyimpulkan di segmen ini sendiri, dalam kurun waktu 6 bulan, di pemilih Muslim, dukungan atas Prabowo-Sandi meningkat di berbagai ormas Islam kecuali NU.

Adapun survei LSI Denny JA kali ini dilakukan pada 18-25 Februari 2019 dengan menggunakan metode multi stage random sampling. Survei ini melibatkan responden sebanyak 1.200 orang dengan wawancara tatap muka menggunakan kuesioner. Margin of error dalam survei kali ini lebih kurang sebesar 2,9 persen.