BREAKINGNEWS.CO.ID – Pelatih kepala Chelsea, Maurizio Sarri, menuturkan kalau penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane, sebelum mendapatkan penalti dan pada akhirnya mencetak gol semata wayang Tottenham, sudah lebih dulu berada dalam posisi offside.

Chelsea dijamu Tottenham Hotspur di Stadion Wembley dalam semifinal leg pertama Piala Liga Inggris, Selasa (8/1/2019) waktu setempat. Dalam pertandingan itu Tottenham menang dengan skor tipis 1-0 lewat gol penalti Harry Kane pada menit ke-26. Penalti diberikan wasit Michael Oliver setelah penjaga gawang Kepa Arrizabalaga menjatuhkan Kane di kotak penalti. Hanya saja, bukan penalti itu yang menjadi sorotan Maurizio Sarri. Akan tetapi posisi Kane sebelum mendapatkan penalti tersebut.

"Saya melihat video dari kamera kami beberapa menit yang lalu, itu offside. Kamera kami segaris dengan Kane, dan itu offside, tapi itu tidak penting," ujar Sarri usai pertandingan seperti dikutip dari Sky Sports, Rabu (9/1). Tidak hanya itu, mantan pelatih Napoli tersebut juga mengecam kinerja hakim garis yang tidak mengikuti pergerakan Harry Kane dalam insiden itu. Sarri pun tidak segan-segan menyebut wasit Inggris belum bisa menggunakan video assistant referee (VAR).

"Dengan kepalanya, itu offside. Tapi itu tidak penting. Penting bahwa hakim garis berhenti lari, dia tidak mengikuti bola, jadi dia memiliki pengaruh besar pada pemain belakang kami, dan saat ini saya pikir wasit Inggris tidak dapat menggunakan sistem," ucap Sarri. "Jika Anda tidak yakin dengan sistem ini, Anda harus mengikuti bola, dan pada akhir langkah Anda memberikan keputusan. Dalam hal ini, dia berhenti. Dia tidak mengikuti bola, jadi bagi bek kami itu offside," Sarri menambahkan.

Meski kalah, Sarri mengaku dirinya tetap senang dengan kinerja timnya. Di mata manajer berusia 59 tahun itu The Blues mendominasi permainan dan memiliki sejumlah peluang bagus di Wembley. "Saya pikir kami bermain sangat baik, sangat baik, dengan tingkat aplikasi dan tekad yang besar. Kami bermain melawan tim yang sangat bagus akan tetapi juga bertahan dengan sangat baik," tutur Sarri.